60 Pelajar Gagal Dapatkan Dana Bantuan Yatim Piatu 2012

 

KUTACANE  (Berita) : Sebanyak 60 pelajar khusus dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan sekolah sederajat lainnya di jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten  Aceh Tenggara,akhirnya gagal menerima bantuan dana bagi para anak yatim piatu dari Pemerintah Aceh sebesar Rp 1,8 Juta/orang untuk tahun 2012.

Hal itu diakibatkan adanya kesalahan nama dan nomor rekening yang dilakukan pihak sekolah terkait,sehingga tentu hal ini telah merugikan para pelajar tersebut. Apalagi dana tersebut dengan terpaksa akan dikembalikan ke Kas Negara.

Plt Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Aceh Tenggara,Drs Sahidal Kastri MPd melalui Kasi Tenaga dan Teknis Dikdas,Hasan,kepada,Wartawan, Selasa (15/1) mengatakan,bahwa jumlah usulan pelajar sebagai penerima bantuan dana yatim di Aceh Tenggara sebanyak 5.028 orang bukan 6.877 orang seperti yang pernah dilangsir,sebab ada kesalahan pendataan dan telah mereka perbaiki kalau yang diusulkan itu sebenarnya berjumlah sekitar 5.028 orang,katanya.

Dan bantuan dana bagi pelajar yang sudah yatim piatu tersebut proses pencairan untuk tahap pertama mencapai sebanyak 4.823 orang, dan pencairannya dilakukan di Bank Aceh cabang Kutacane  yang langsung ditarik oleh masing-masing pelajar yang berhak menerimanya,jelas Sahidal.

Disebutknya,bahwa pihaknya sebelumnya sudah melakukan verifikasi dan perbaikan  terhadap 112 orang yang salah nama,double nama dan nomor rekening yang tak sesuai dengan nama yang tertulis. Selain itu juga ada penambahan 526 orang termasuk pelajar yang orang tuanya baru saja meninggal di tahun 2012 lalu.

Dijelaskannya,dana yatim tahap ke II yang sudah dicairkan hanya 480 orang. Menurutnya, hasil verifikasi mereka hanya sekitar 60 orang lagi anak yatim/piatu yang mayoritas murid setingkat SD dan sekolah sederajat lainnya di Agara yang gagal dalam mendapatkan bantuan dana tersebut dari Pemerintah Aceh untuk tahun 2012.

Mereka telah berupaya untuk berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Aceh. Namun, 60 orang pelajar yatim/piatu itu tetap tidak bisa menerima bantuan dana yatim untuk tahun 2012, sehingga dana yatim itu terpaksa dikembalikan ke kas Negara. Tapi, lanjut, Sahidal Kastri, kendati pun demikian,kami akan tetap mengajukan 60 pelajar itu untuk mendapatkan bantuan pada 2013 mendatang,ujar Sahidal. (jp/aie)