UISU Al Manar Miliki Rektor Dan Yayasan “Kembar”

 

MEDAN (Berita): Kisruh di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) di Kampus Al Manar Jl Karya Bakti Pangkalan Masyhur Medan mencuat lagi setelah terjadinya dualisme kepemimpinan di rektorat dan yayasan baru, sehingga menambah persoalan panjang dalam penyelesaian UISU yang semakin sulit untuk diselesaikan.

Rektor UISU Al Manar periode 2011-2015 yang dipimpin Dr Ir Mhd Assad MSi setelah diangkat oleh Ketua Pembina Yayasan Raja Muda Handy Osman Delikhan Al Haj dimakjulkan (dilengserkan ) menyusul dikeluarkannya SK Nomor 75 Tahun 2012 tertanggal 21 November 2012 pemberhentian jabatan rektor oleh Ketua Umum Yayasan UISU Prof Dr Usman Pelly dan mengangkat HM Yunus Rasyid SH MHum sebagai Pj Rektor UISU.

Dr Mhd Assad ketika dikonfirmasi, Rabu (26/12) sore melalui HP mengatakan, dirinya masih tetap sebagai rektor yang sah sampai akhir periode kepemimpinnanya. “Saya masih aktif selaku rektor di UISU Al Manar, sedangkan pemberhentian dirinya salah prosedur dan tidak sesuai mekanisme statuta yang berlaku,” ujarnya.

Oleh karenanya kata Assad, pemberhentian dirinya sebagai rektor tidak sah dilakukan Yayasan UISU yang kini dipegang Zainuddin Tanjung. Bahkan dia menganggap, kepemimpinan Pj Rektor Yunus Rasyid yang tidak sah dan melanggar statuta perguruan tinggi.

Untuk mengklarifikasi persoalan tersebut tambah Assad, Pembina Yayasan UISU Al Manar yang diketuai Raja Muda Handy Osman Delikhan Al Haj telah mengeluarkan surat Nomor 41/Pem-Yas/A-I/XI/2012 tanggal 23 November 2012 yang menyatakan bahwa SK Pemberhentian dirinya sebagai rektor tidak sah karena tidak mengacu pada Pasal 22 (5) Statuta UISU Tahun 2003.

Selain itu tambahnya, pemberhentian yang dilakukan oleh Ketum Yayasan UISU Drs Zainuddin terhadap dirinya disebabkan karena ketidaksepahaman dalam pengelolaan keuangan di UISU Al Manar. “Itu bukanlah kesalahan fatal untuk melengserkan jabatan rektor melainkan hanya karena masalah sentimen pribadi oknum di yayasan saja yang ditujukan kepada saya,” jelasnya.

Sementara itu Ketum Yayasan UISU Drs H Zainuddin Tanjung sebagai pengganti Prof Dr Usman Pelly mengatakan, pemberhentian Rektor Assad sudah tepat dilakukan yayasan dan penunjukkan HM Yunus Rasyid juga telah melalui mekanisme yang benar berdasarkan berbagai pertimbangan dan masukan.

Menyinggung surat Pembina Yayasan yang dikeluarkan Raja Muda Handy Osman Delikhan Al Haj, pihak Yayasan Zainuddin Tanjung akan menganulir dan tidak menyetujuinya surat tersebut. Menanggapi hal tersebut, Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut-Aceh Prof Dr Dian Armanto melalui HPnya mengatakan, belum ada mengambil tindakan terhadap kemelut di UISU Al Manar menyangkut persoalan dualisme kepemimpinan, karena kalau ada pergantian rektor harus dilakukan melalui mekanisme rapat senat universitas.

Pasca konflik dan kekisruhan, UISU kini memiliki tiga yayasan dan tiga rektor baru, diantaranya Rektor UISU Al Munawwarah Jl SM Raja dipegang oleh Prof Ir Zulkarnain Lubis MS dan dua rektor berkedudukan di kampus yang sama di kampus UISU Al Manar Jl Karya Bakti Medan yakni, versi Rektor Dr Ir Mhd Assad MSi (Ketua Pembina Yayasan Raja Muda Handy Osman Delikhan Al Haj) dan versi Pj Rektor HM Yunus Rasyid SH MHum (Ketum Yayasan UISU Drs H Zainuddin Tanjung/pengganti Prof Dr Usman Pelly).(aje)