Alumni UMA Harus Berinovatif

      Comments Off

 

MEDAN (Berita): Ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki tanpa dibarengi etika akan menghancurkan eksistensi umat manusia. Alumni UMA yang dihasilkan diharapkan mampu berpikir inovatif serta memiliki moral dan akhlak mulia.

Rektor Universitas Medan Area (UMA) Prof Dr H A Ya’kub Matondang MA menegaskan hal itu dihadapan 473 lulusan wisudawan terdiri dari 447 lulusan S1 dan 26 lulusan S2 yang telah menyelesaikan studinya di aula serbaguna kampus I Jl Kolam Medan Estate, Sabtu (22/12).

“Era globalisasi ini diperlukan bukan hanya keahlian tetapi juga keberanian, keterampilan, kearifan dan integritas kepribadian. Karena saat ini telah terjadi pergeseran nilai-nilai sosial dalam masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, intelektual yang inovatif dan berakhlak dicitrakan sebagai intelektual yang bertaqwa yang dalam kegiatan keilmuan dan teknologi tentunya tak akan melepaskan diri dari sistem nilai dan etika,” tambahnya.

Ditambahkannya pula, bagi alumni yang bermutu adalah alumni yang bisa memenuhi standar mutu pendidikan yang diukur dari seberapa besar manfaatnya bagi stakeholders baik dari kalangan internal maupun eksternal.

Pendidikan katanya, pada dasarnya adalah usaha untuk mencerdaskan dan menjadikan alumni menjadi insan yang kompetitif serta relevan bagi kebutuhan masyarakat global. Untuk itu selama mengikuti perkuliahan di UMA para lulusan harus memiliki kompetensi utama meliputi komponen keilmuan, kepribadian dan kewirausahaan.

Sementara proses pembelajaran ditekankan pada aplikasi kurikulum berbasis kompetensi sehingga diharapkan mahasiswa mampu untuk menguasai pengetahuan secara terpadu dan aktif dalam mengikuti proses pembelajaran serta menumbuhkan pemikiran yang kreatif dan inovatif.

Ketua Umum Yayasan Haji Agussalim Drs Erwin Siregar MBA mengatakan, tahun 2011 ini keberhasilan yang telah diraih UMA antara lain, semakin bertambahnya staf pengajar yang sedang mengikuti studi untuk meningkatkan pendidikan yang lebih tinggi dan bertambahnya berjenjang doktor (S3) dan yang telah mendapatkan predikat guru besatr atau profesor.

“Wawasan para dosen dan staf administrasi pada bidang keilmuan dan teknis dalam melayani stakeholders secara prima dan mahasiswa senantiasa akan mentransfer dan mengaplikasikan ilmunya di tengah masyarakat juga semakin meningkat,” tambahnya. UMA juga tambahnya telah mendapatkan akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) dan mendapatkan nilai rata-rata B pada setiap program studinya.(aje)