Potensi Rehabilitasi Ruang Kelas Panai Hulu Penyelewangan Anggaran

 

PANAIHULU (Berita): Pengerjaan rehabilitasi ruang kelas di beberapa sekolah penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu berpotensi penyelewangan anggaran sehingga

terindikasi merugikan keuangan Negara. Pasalnya, Kepala Sekolah penerima DAK atas pengerjaan rehab ruang kelas di sekolahnya disinyalir tidak sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) yang telah ditetapkan dalam peraturan.

Hasil Crosschek dibeberapa sekolah penerima DAK di Kec.Panai Hulu atas pengerjaan rehab ruang kelas diduga terjadi penggelembungan jumlah harga pembelian bahan material. Sebab, dalam pengerjaan rehab ruang kelas untuk sekolah dasar yang ada di daerah itu. Kepala sekolah hanya menggantikan lantai semen menjadi lantai keramik, kosen pintu jendela serta pemasangan Plafon lalu dicat.

Sementara dalam Rencana Kerja Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) Dinas Pendidikan Labuhanbatu anggaran untuk pengerjaan rehab ruang kelas Rp.76.450.000/lokal. Sehingga dalam pengerjaan rehab ruang kelas di beberapa sekolah penerima DAK Kec.Panai Hulu disinyalir terdapat kelebihan anggaran.

Selain itu,bahan-bahan material kayu untuk kosen pintu dan jendela juga diduga tidak sesuai dengan Standart Nasional Indonesia yang mana telah ditetapkan dalam Juknis pengggunaan DAK Permendikbud RI Nomor 57 Tahun 2011 yaitu bahan kayu untuk kosen harus menggunakan kayu kuat kelas 2.

Seperti pengerjaan rehab ruang kelas di SDN 117494 Tanjung Sarang Elang Kec.Panai Hulu yang mendapat jatah rehab ruang kelas 3 lokal serta pembangunan 1 paket perpustakaan yang menelan dana Rp310.500.000. Namun dalam pengerjaan rehab ruang kelas di sekolah tersebut hanya mengganti lantai semen menjadi lantai keramik serta pemasangan Plafon lalu dicat.

Menurut pengakuan Yasir,pengawas pengerjaan rehab ruang kelas yang juga merupakan suami dari Kepala Sekolah tersebut saat ditemui Rabu (5/12) mengatakan, pengerjaan rehab ruang kelas 3 lokal di sekolah itu adalah lanjutan dari pengerjaan pembangunan ruang kelas baru yang dikerjakan oleh rekanan beberapa waktu lalu.

Pembangunan ruang kelas baru oleh rekanan beberapa waktu lalu, menurut dia, pengerjaannya belum sempurna karena belum d ilantai keramik dan belum dipasang Plafonnya sehingga perehaban ruang kelas dari DAK tahun ini di sekolah itu untuk mengganti  lantai semen menjadi lantai keramik serta memasang Plafon lalu dicat. Yasir berkilah bahwa penggunaan kayu kosen untuk pembangunan perpustakaan di sekolah tersebut kayu kuat kelas 2, namun yasir tidak bersedia untuk memberikan keterangan asal-usul kayu tersebut.

Lain halnya pengerjaan 3 lokal rehab ruang kelas di SDN 114371 Sei Sentosa Kec.Panai Hulu hanya menggantikan lantai semen menjadi keramik juga kosen serta pemasangan Plafon lalu dicat. Sementara dalam pengerjaan rehab ruang kelas di sekolah itu menelan biaya Rp.208.500.000 sehingga dalam pengerjaan di sekolah itu diduga terdapat kelebihan anggaran.

Terpisah, Marisi Situngkir, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atas pengelolaan penggunaan DAK Dinas Pendidikan Labuhanbatu saat dihubungi Rabu (5/12) guna keperluan konfirmasi tidak bersedia untuk memberikan penjelasan. (dpg)