Sensodyne Pasarkan Inovasi Terbaru Atasi Gigi Sensitif

JAKARTA (Berita): Bertepatan dengan Forum Kursus Hands-On Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Trisakti (FOKUS) 2012, GlaxoSmithKline (GSK) Sensodyne sebagai pakar dalam penanganan gigi sensitif berkolaborasi dengan ribuan dokter gigi di Indonesia untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia mengenai gigi sensitif serta meluncurkan pasta gigi sensitif Sensodyne Repair and Protect dengan inovasi teknologi NovaMin® yang membentuk kembali lapisan mineral pelindung gigi secara alami.

Hadir pada peluncuran media dan komunitas medis di Balai Kartini, pakar peneliti NovaMin® yang juga Peneliti NovaMin Dr. Leonard Litkowski dan Ketua Ikatan Periodonsia Indonesia (IPERI) Dr Yuniarti Soeroso, drg, Sp.Perio(K).

Diketahui bahwa 45% orang di Indonesia merasakan ngilu karena gigi sensitif saat mengonsumsi makanan dan minuman dingin, panas, manis, ataupun asam[1]. 52% orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki gigi sensitif tanpa memeriksakannya ke dokter gigi.

Dalam siaran persnya diterima Berita kemarin, Dr Yuniarti menyatakan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk merawat gigi sensitif diakibatkan oleh mispersepsi bahwa gigi sensitif tidak butuh perawatan khusus.

Padahal masalah gigi sensitif tentunya mengurangi kenyamanan dan kualitas hidup serta mengganggu kesehatan. Bahkan gigi sensitif yang tidak dirawat dengan baik dapat beresiko kematian gigi.

Rahma Landy, GSK Dental Detailing Manager Oral Care menambahkan berdasarkan hasil riset yang menunjukkan tingginya angka penderita gigi sensitif. Oleh karena itu, pencegahan saja tidak memadai apabila struktur gigi sudah terlanjur berubah.

Inovasi terbaru pasta gigi SRP menjadi solusi untuk masalah ini, dengan teknologi NovaMin® mampu membentuk kembali lapisan mineral gigi yang alami untuk melindungi  area gigi yang sensitif.

Di GSK kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hidup manusia, “to do more, feel better, and live longer”. Oleh karena itu dengan pengalaman lebih dari 50 tahun merawat gigi sensitif, Sensodyne selalu terdepan dalam mengembangkan teknologi menangani gigi sensitif.

Dr Litkowski menjelaskan, “Ngilu gigi sensitif terjadi ketika dentin (lapisan tengah gigi) menjadi terbuka, sehingga tubula dalam gigi, yang serupa pori-pori kulit, menjadi terbuka.

 

Dentin terbuka ini akan menimbulkan rasa ngilu yang tajam dan sesaat apabila terkena rangsang tertentu seperti jus buah dengan kandungan asam tinggi, makanan/minuman dingin, panas, atau saat menyikat gigi Sensodyne Repair and Protect dengan teknologi Novamin®, bekerja secara alami, yakni apabila bercampur dengan saliva (air liur) di dalam mulut akan menghasilkan ion kalsium dan fosfat yang merupakan materi pembentuk lapisan gigi. NovaMin® sudah terbukti secara klinis mampu membentuk kembali lapisan mineral gigi yang alami untuk melindungi gigi sensitif. (wie)