Langkat Siap Salurkan Dana BSPS 2012

STABAT (Berita): 491 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) telah dialokasikan untuk menerima dana Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Perumahan Rakyat sesuai dengan Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen Penyediaan Rumah Swadaya Wilayah Sumatera Kemenpera nomor 02/PK-PRS.1/PPD-BSPS/8/2012. “Mulai kamis dana tersebut sudah dapat dicairkan dengan ketentuan dan persyaratan yang sudah disosialisasikan,” kata Kabag Perekonomian Setdakab Langkat Syahrizal usai melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah Tim Pendamping Masyarakat (TPM) dan Unit Pengelola Kegiatan (UPK) bersama dengan pihak BRI Cabang Stabat yang diwakili Aswan di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (25/9) sore.

Dijelaskan Rizal sesuai dengan harapan Bupati Langkat Ngogesa Sitepu agar para TPM dan UPK untuk membantu kelancaran proses penyaluran di BRI unit Kecamatan masing-masing, sehingga masyarakat penerima bantuan dapat dengan mudah dan efisien waktu dalam penyalurannya.

Terhadap usulan yang dilakukan sebanyak 1.130 MBR, Rizal mengungkapkan bahwa Bupati Langkat telah mengupayakan untuk kelulusan verifikasi yang dilakukan, dan telah mengirim perwakilan TPM untuk langsung melihat berkas dimaksud sembari berkoordinasi dengan pihak Kemenpera. “Insyaallah keseluruhannya akan memperoleh bantuan namun tentunya secara bertahap,” ujar Rizal.

Sementara pihak BRI melalui Aswan menyatakan seluruh unit BRI Kecamatan telah siap memberikan pelayanan terbaik dalam melayani MBR dan untuk itu diharapkan koordinasi TPM dan UPK untuk menentukan jadwal pengambilan dana Tahap I sebesar Rp. 3 jt dari Rp. 6jt.

Bupati Langkat sendiri melalui dana APBD telah menganggarkan Rp. 1 miliar sebagai dana sharing untuk menambah bantuan program pusat tersebut terutama bagi pembiayaan yang tidak ditanggung oleh program dimaksud antara lain ongkos tukang maupun transport antar barang. “Sekali lagi kami berharap bagi masyarakat yang telah lulus verifikasi namun belum keluar SK agar bersabar karena proses dan tahapan masih terus berlangsung,” kata Rizal mantan Kabag Humas itu mengakhiri keterangannya. (slm)