Walikota Intruksikan Lurah Gusur PKL

MEDAN(Berita): Kelurahan Petisah tengah layangkan surat imbauan penertipan Pedagang Kaki Lima (PKL) di seputaran lingkungan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Selasa(11/9)siang. Hal itu dilakukan menyikapi intruksi walikota Medan Rahudman Harahap.

Lurah Petisah Tengah, M Odi Anggia Batubara,S,STP kepada wartawan  mengatakan, sesuai intruksi Walikota No. 141/079/2001 dan Peraturan No.9 Tahun 2009 dalam upaya penertiban dan pengaturan PKL,maka pihak kelurahan melayangkan surat pemberitahuan kepada para pedagang yang menjajakan usahanya di tempat yang dilarang, agar segera memindahkan dagangannya.

“Kita mengimbau agar para pedagang kaki lima yang berada di seputaran lingkungan petisah tidak lagi meletakkan barang dagangannya di kawasan gang kebakaran, di atas trotoar, badan jalan dan di atas parit dan secepatnya  memindahkan barang dagangannya,” kata Odi.

Dikatakannya kembali imbauan larangan berdagang bagi PKLdilayangkan satu hingga tiga kali selanjutnya baru dilakukan penindakan langsung

” Surat himbauan yang dilayangkan pihak kelurahan ini baru semalam kita layangkan sebagai surat imbauan pertama dan hari ini surat tersebut akan kita layangkan lagi sebagai peringatan kedua,setelah itu baru kita akan bekerjasama dengan instansi terkait dalam penindakan PKL“, katanya lagi.

Terkait surat edaran pemberitauan penggusuran PKL, salah seorang pedagang yang membuka usaha warung kopi, Tengku,50, menyatakan sudah mendengar intruksi tersebut.  Namun dia mengaku  belum mengetahui surat imbauan tersebut kapan diberlakukan.

Namun dia juga berharap pedagang informal seperti dirinya juga mendapat perhatian.

“Maunya  Pak Wali juga menyediakan lokasi terhadap para pedagang seperti kami, tentu kami akan mematuhi aturan yang sudah ditetapkan. Kalau hanya digusur saja, bagaimana kami bisa menghidupkan anak istri nantinya,”keluh bapak anak lima itu.(pdr)