MEDAN (Berita) : Rumah Sakit Umum (RSU) dr Pirngadi Medan akan menerapkan sistem punish (hukuman/sanksi) dan award (penghargaan) untuk meningkatkan pelayanan. Namun sebelum itu, akan mengubah mind set para karyawan, baik dokter dan perawat.
“Tidak ada yang bisa bekerja sendiri dalam satu rumah sakit. Jadi beda dia. Bukan satu birokrasi karena ini badan layanan publik yang harus dimenej dengan baik, dengan cara yang sifatnya pelayanan,” ungkap Direktur RSU dr Pirngadi Medan, dr Amran Lubis SpJP (K), kepada wartawan, usai memperingati HUT ke 84 rumah sakit tersebut.
Menurut Amran, mind set akan berubah ketika prilaku berubah, dan tentunya akan ada kontribusi yang diberikan kepada para karyawan yang berprestasi. “Peningkatan misalnya, dalam rangka pendapatan mereka, jam pelayanan mereka akan ditingkatkan.
Saya katakan kepada mereka, kalau pasien tambah banyak, jam pelayanan akan tambah banyak. Kalau pelayanan banyak, maka akan dimulai dengan pelayanan yang baik.
Kalau pelayanan baik, maka akan banyak orang yang datang kemari untuk mendapatkan pelayanan. Inikan pendapatan meningkat, juga akan memberikan kontribusi kepada karyawan untuk ditingkatkan pula pendapatannya. Ini yang akan kita tanamkan dalam mengubah mind set,” tuturnya.
Yang paling penting, sambungnya, dalam menjalankan semua ini harus ada konrtrolnya yakni dengan membuat evaluasi kepada setiap pencapaian. Bukan hanya bicara input, proses dan output, tetapi ada outcomenya. “Selama ini ada input, proses dan output saja, tetapi tidak pernah memikirkan outcomenya,” pungkasnya.
Dalam melakukan evaluasi ini, Amran akan membuat melalui sistem indexing. Jadi karyawan bekerja berdasarkan index bekerja. Kalau karyawan itu bagus akan diberikan award, kalau dia tidak bagus akan diberikan punish. Ini yang akan kita berlakukan kedepannya nanti,” tegas dokter spesialis jantung dan paru ini.
Sementar itu, mengomentari HUT ke-84 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan, Wakil Walikota Medan, Dzulmi Eldin berharap agar peningkatan pelayanan dan tanggungjawab harus lebih baik lagi.
“Semua harus bisa bersinergi antara direktur, profesor, dan para media harus bersatu padu dalam mensehatkan masyarakat Kota Medan,” kata Eldin kepada wartawan usai berkeliling dan mendengarkan presentasi Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, dr Amran Lubis SpJP (K). (don)
You must be logged in to post a comment Login