Martin Hutabarat: Nazaruddin Tahu Kasus Simulator SIM
JAKARTA (Berita): Terpidana kasus korupsi wisma atlet M Nazaruddin mengetahui soal proyek pengadaan alat driving simulator pembuatan SIM tahun 2011 di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.
Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat ketika dikonfirmasi, di Gedung DPR, Senayan, Jumat (3/8).
“Nazaruddin tahu betul keadaan ini saat di Banggar. Bila KPK meminta Nazaruddin akan mau menjelaskan,” ujar Martin.
Menurut politisi Partai Gerindra ini, sebaiknya polisi bersinergi dengan KPK guna menuntaskan kasus tersebut. “Selama ini polisi sudah melakukan penyelidikan. Namun, saya tetap berprasangka baik terhadap polisi, mengingat kasus ini sudah tersebar luas ke publik,” terangnya.
Ditanya apakah anggaran untuk pengadaan simulator SIM oleh Korlantas pernah dibahas Komisi III DPR? “Soal ini sering ditanyakan kepada saya, Seingat saya, tidak pernah dibahas sama sekali di Komisi III,” jawab Martin.
Martin juga merasa bingung dan aneh ketika ada anggaran Simulator SIM dengan mencuatnya kasus tersebut. “Saya juga enggak tahu kenapa ada anggaran tersebut,” ujarnya.
Namun, Martin enggan berkomentar, apakah dalam penganggaran tersebut dimainkan oleh oknum anggota Komisi III. “Saya tidak tahu itu. Coba aja dicek,” katanya.
Sebelumnya, Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, sudah menyidik kasus tersebut pada 27 Juli 2012. Karena surat penyidikan satu tersangka sudah ada sejak tanggal itu. Polri menegaskan tetap akan menyidik kasus tersebut. Hal tersebut dibuktikan dengan dikirimkannya surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Agung pada 1 Agustus lalu. (iws)
You must be logged in to post a comment Login