Jakarta ( Berita ) : Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan pertumbuhan produksi industri besar dan sedang (IBS) naik 2,55 persen pada triwulan II 2012 dari triwulan II 2011. “Barang modal, bukan mesin, dan peralatannya memiliki peranan cukup besar dalam menyumbang pertumbuhan industri manufaktur besar dan sedang,” ujar Suryamin dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu [01/08].
Suryamin mengatakan pertumbuhan produksi tahunan barang logam, bukan mesin, dan peralatannya naik paling tinggi sebesar 19,98 persen dibandingkan dengan industri manufaktur besar dan sedang lainnya. Ia menambahkan, kenaikan pertumbuhan produksi barang logam, bukan mesin, dan peralatannya sebesar 19,98 persen memberikan andil cukup besar pada pertumbuhan produksi industri sedang besar pada triwulan II 2012.
Ia menjelaskan, kenaikan produksi kendaraan bermotor, karet, peralatan listrik, produk obat kimia, pengolahan tembakau, makanan, komputer, barang galian bukan logam, pakaian jadi serta minuman juga memberikan kontribusi pada pertumbuhan produksi industri besar dan sedang.
“Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulanan (year on year) sangat fluktuatif pada setiap triwulannya yang berada pada kisaran 7,75 persen sampai dengan 1,72 persen,” kata Suryamin.
Sedangkan jenis-jenis industri manufaktur yang mengalami penurunan produksi pada triwulan II 2012 dari triwulan II 2011 adalah kayu dan barang anyaman (20,48 persen), logam dasar (12,89 persen), jasa pengolahan (12,71 persen), mesin dan perlengkapan (12,52 persen), jasa reparasi (8,57 persen), barang dari kulit (7,19 persen), pencetakan (6,23 persen), dan kertas (4,97 persen).
“Alat angkutan turun sebesar 2,80 persen, tekstil 1,88 persen, barang bahan kimia 0,91 persen, serta furnitur 0,80 persen,” lanjut dia.
Ia menjelaskan pula bahwa pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulanan pada triwulan II 2012 naik sebesar 3,94 persen dari triwulan I 2012 dan secara bulanan selama triwulan II 2012 mengalami kenaikan pada April dan Mei, sedangkan Juni 2012 mengalami penurunan.
“Pertumbuhan April naik sebesar 1,06 persen dari Maret 2012, pertumbuhan Mei naik 6,01 persen dari April 2012, dan pertumbuhan Juni 2012 turun 0,01 persen dari Mei 2012,” ujar dia. (ant )
You must be logged in to post a comment Login