Kairo ( Berita ) : Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Leon Panetta, pada Selasa melakukan pertemuan dengan Presiden Mesir Mohamed Moursi di Kairo untuk memperkuat kerja sama strategis, terutama di bidang pertahanan.
“Militer AS menjadikan Mesir sebagai mitra strategis. Oleh karena itu, AS memberi perhatian besar terhadap Mesir yang sedang menata kehidupan demokrasi,” kata Menhan Panetta usai bertemu Presiden Moursi di Istana Presiden di Kairo.
Menurut dia, AS akan terus memperkuat kerja sama militer dengan Mesir untuk menjamin dan memelihara stabilitas keamanan kawasan. Presiden Moursi dalam pertemuan tersebut didampingi Ketua Dewan Angkatan Bersenjata (SCAF) Marsekal Hussein Tantawi.
Dalam kunjungan sehari itu, selain bertemu Kepala Negara, Panetta juga secara terpisah bertemu dengan Marsekal Tantawi yang juga merangkap Menteri Pertahanan Mesir.
Panetta memuji peran penting SCAF dalam memelihara keamanan di masa transisi pasca tumbangnya rezim pimpinan Presiden Hosni Mubarak pada awal tahun lalu. “Selain berperan penting memelihara keamanan, SCAF juga mendukung terciptanya pemilihan umum yang damai dan demokratis,” katanya.
Ini merupakan kunjungan pertama petinggi militer AS sejak Presiden Moursi dilantik pada akhir bulan lalu. Lawatan terkahir Menhan Panetta ke Mesir berlangsung pada Oktober tahun lalu.
Mesir adalah negara kedua setelah Tunisia dalam jadwal lawatan Menhan Panetta ke Timur Tengah mencakup Israel dan Yordania.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton dalam kunjungan serupa ke Mesir pada dua pekan lalu menegaskan, Washington akan terus memberi bantuan seperti dilakukannya di masa lalu.
Mesir tercatat sebagai bantuan luar negeri AS terbesar kedua setelah Israel sejak Perjanjian Perdamaian Camp David antara Mesir-Israel pada 1979. Setiap tahun Mesir dilaporkan mendapat bantuan militer dan ekonomi dari AS senilai dua miliar dolar AS. Bantuan tersebut merupakan komitmen pemerintah AS sebagai pemrakarsa perdamaian Mesir-Israel. (ant )
You must be logged in to post a comment Login