Nurdin Tampubolon: Usut Yang Bermain Naikkan Bahan Pokok

Anggota MPR/DPR RI Ir Nurdin Tampubolon

JAKARTA (Berita)   Anggota MPR/DPRRI   Ir Nurdin Tampubolon mendesak  pemerintah melalui kementerian terkait segera menggelar operasi pasar  menjelang  puasa  dimana sejumlah harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan.          Pemerintah harus segera mengatasinya  karena kenaikan harga-harga sembako ini tidak boleh dipandang remeh sebab akan membebani masyarakat. “Usut yang bermain menimbun dan menaikkan harga bahan pokok, ”  tegas Nurdin Tampubolon, (foto), menjawab Waspada, Senin, (16/7) , di Jakarta.      Ketua DPP Partai Hati Nurani Rakyat ini, juga mengapresiasi langkah Wali Kota Medan H Rahudman Harahap  yang sudah mengingatkan sejumlah grosir untuk  tidak menimbun barang.       Dengan dilakukannya operasi pasar,  wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumut 1 ini  berharap masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan sembakonya dengan persediaan cukup dan harga normal.        Operasi pasar ini, tegasnya lagi,  perlu sedini mungkin dilakukan, agar tidak ada yang berani bermain-main  mengambil keuntungan sesaat dengan menimbun dan menaikkan harga bahan pokok menjelang puasa dan menghadapi lebaran.         Anggota Komisi XI DPRRI ini menambahkan kenaikan harga bahan pokok yang selalu terjadi setiap menjelang puasa dan hari keagamaan  selalu menyusahkan masyarakat.  ”Harus turun ke lapangan dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum , sehingga bisa langsung ditindak secara hukum jika ternyata ditemukan pelanggaran ,” ujarnya.        Nurdin  juga  mendesak Perum Bulog  menggelar operasi pasar, menyusul  mulai  naiknya harga-harga komoditas sembako  di sejumlah daerah. Kenaikan yang mencapai 10 persen dari harga normal, memberatkan masyarakat.    Bisa saja kenaikan harga sembako, termasuk beras, akibat ulah spekulan yang ingin memanfaatkan momentum puasa dan lebaran untuk mendapatkan keuntungan yang lebih.        ”Pemerintah,  memiliki tanggung jawab dalam proses pengendalian harga sembako, dan tidak boleh lepas tangan dan diserahkan ke pasar, ” ujar Nurdin Tampubolon. (aya)

You must be logged in to post a comment Login