JAKARTA (Berita) Rangkaian persidangan selama dua hari Excom dan AIFOCOM Meeting di kota yang kaya dengan keragaman budaya dinilai telah berlangsung sukses dan bermanfaat bagi kemajuan dimasa depan negara-negara yang tergabung dalam Asean.
Penilaian ini disampaikan oleh Ketua Delegasi Parlemen Singapura, Charles Chong dalam pidatonya saat mengikuti jamuan penutup yang diselenggarakan di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Rabu malam (11/7/12).
“Pelaksanaan dua hari Excom dan AIFOCOM telah berlangsung dengan sukses dengan hasil yang bermanfaat. Tidak hanya itu kita juga mendapat kesempatan untuk menikmati ragam kekayaan budaya kota Yogyakarta,” papar Chong yang juga Wakil Ketua Parlemen Singapura ini.
Ia secara khusus juga menyampaikan apresiasi kepada Sultan Hamengkubowono X selaku tuan rumah serta kepada Setjen DPR RI dan AIPA yang telah merancang persidangan dengan sangat baik.
Sementara itu Sultan Hamengkubuwono X menyampaikan harapan terutama kepada peserta sidang ke-9 AIFOCOM (Komite Pencari Fakta Perang terhadap Ancaman Narkoba AIPA) agar mendalami potensi obat-obatan tradisional dalam proses rehabilitasi dan penyembuhan penderita narkoba.
“Harapan ini pernah saya sampaikan kepada Menteri Kesehatan se-Asean karena meyakini obat-obatan tradisional dan jamu tidak harus diterima dengan keraguan dan was-was,” jelas Sri Sultan.
Ia mengusulkan parlemen Asean yang tergabung dalam AIPA mendorong Asean Institute for Health Development mengambil peran melakukan penelitian aplikatif tentang obat-obatan tradisional yang tersebar di kawasan Asia Tenggara yang alamnya kaya dengan potensi ini.
Jamuan perpisahan diwarnai persembahan tarian yang ditampilkan para abdi dalem Keraton Yogyakarta. Mereka menampilkan harmoni gerakan para prajurit keraton yang pertama kali dibentuk pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I tahun 1755 M. “Penampilan luar biasa,” kata anggota delegasi Vietnam Nguyen Thuy Duong. (parle/rel)
You must be logged in to post a comment Login