SUBULUSSALAM (Berita): Duet Kepemimpinan Walikota Subulussalam Merah Sakti.SH dan Wakilnya Affan Alfian Bintang.SE sejak tiga tahun terakhir ini telah mampu menunjukkan pembenahan di berbagai bidang sarana dan Infrasturktur yang ada dalam memakmurkan warganya.
“Upaya berbenah diri ini,dapat kita lihat mulai dari pembangunan sarana jalan menuju sentra-sentra Produksi,Perluasan baku sawah,Pembangunan sarana jalan,Gedung perkantoran,Peundapa,Pelebaran jalan jalur Dua,Rumah sakit Ibu dan Anak,Lanjutan Pembangunan Masjid Agung dan yang paling menyentuh Rehab rumah stimulan swadaya sebanyak 2272 dari Menpera RI”Ujar seorang warga (27/6).
Saya pribadi sangat terharu dan bangga atas pasilitas jalan yang tersedia guna memudahkan dan mempersingkat jarak tempuh dari Desa Dah menuju Ibukota Kecamatan Rundeng saat ini sehingga hasil produksi para petani mudah untuk di pasarkan dan Cost pengeluaran pun semakin murah terjangkau sebut Isra Maha warga setempat.
Satu hal lagi katanya menambahkan bahwa khabar akan dilakukannya pengerasan jalan dari Desa nya menuju Desa Lae Mate Lama sepanjang 7,5 KM menunjukkan bentuk kepedulian yang sangat tinggi dari Pemerintah Kota Subulussalam untuk membebaskan Daerah ini dari Kesan Keterisoliran.
Selain itu,Mahdi Maha anggota Kelompok Tani Pengabdian dari Desa Lae Mate menghaturkan banyak terima kasih kepada Bapak Walikota Merah Sakti atas kepercayaan terhadap KT mereka dalam mengelola Perluasan Baku Sawah Baru seluas 25 Hektar dalam menciptakan sarana pekerjaan baru kepada kami,”Tekad kami selesai sawah ini secara berangsur-angsur akan pindah kesana” ujarnya.
“Dapat dibayangkan sejak kepindahan kami ke Kampong Lae Mate Baru tidak banyak yang dapat dilakukan disana kecuali hanya mata pencaharian bekerja di kebun orang dan mocok-mocok karena hanya areal pekarangan rumah saja yang ada dari bantuan semasa dari Kabupaten aceh Singkil dulu”tuturnya mantap.
Hal serupa diakui Uwak Kardiman,warga Eks Trans Lae Saga yang mengakui sudah mampu menghasilkan Dana Tambahan guna menghidupi dan menyekolahkan putra-putrinya akibat panen kelapa sawit mereka bersama anggota Kelompoknya berkat bantuan pembangunan kebun kelapa sawit rakyat kala itu.
Dia juga menyebutkan bahwa saat ini bila hendak bepergian menuju Subulussalam tidaklah perlu begitu khawatir lagi akibat jalanan yang rusak dan berlumpur seperti waktu itu kala turun hujan,”Kini waktu tempuh dari Ibukota Kecamatan hanya minimal satu jam saja Insyaalllah sudah sampai ke tujuan,salut atas kemajuan pembangunan”urai Kardiman.(Zel).
You must be logged in to post a comment Login