Mantan Gubernur Irwandi Dipukul

BANDA ACEH ( Berita ): Mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dipukul  massa di pintu gerbang gedung DPRA usai menghadiri acara pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur Aceh dr Zaini Abdullah-Muzakir Manaf, Senin (25/6) sekira pukul 15:45.Tanda-tanda kekisruhan itu sudah mulai terlihat manakala Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi member apresiasi kepada dokter hewan lulusan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh itu.

Teriakan dari para undangan yang berada di tenda luar membuat suasana di luar gedung riuh.Saat pengeroyokan terjadi Irwandi sempat membalas pemukulan dan tendangan dilakukan massa.

Irwandi yang di kalangan GAM dijuluki Tgk Agam itu kemudian dilarikan beberapa polisi berpakaian putih dan dimasukkan ke dalam mobil patroli milik polisi lalu dibawa pergi ke arah Jambo Tape.

Saat di dalam mobil pun massa berusaha mengejar serta berteriak kesal yang ditujukan kepada Irwandi. Suasana gaduh itu juga disaksikan para tamu dari Jakarta dan sejumlah tamu asing dan sejumlah pejabat negara yang hadir dalam pelantikan tersebut.

Kapolrestabes Banda Aceh Kombes Pol Movan yang ditemui di TKP mengaku belum mendapatkan laporan terkait peristiwa itu. ‘’Apa yang Anda pandang, itulah yang Anda tulis,’’ungkap Movan yang saat peristiwa itu sedang berada di lokasi luar arena ruang paripurna.

Irwandi Yusuf saat ditemui di RSU Zainoel Abidin saat akan divisum menyatakan, peristiwa itu terjadi saat dia keluar dari ruang paripurna Gedung DPRA. ‘’Saat itu saya diteriaki, namun saya jalan terus menuju mobil.

Tiba-tiba massa beringas dan langsung memukul wajah saya (sambil menunjuk bagian pipinya sebelah kanan) dan kepala saya bagian belakang. Kacamata saya juga patah,’’ urainya.

Disebutkan, dirinya tidak mengetahui secara pasti siapa pelakunya, namun sempat melihat ada pria berpakaian loreng merah dan memakai baret merah memukulnya. “Awalnya ada seseorang yang memprovokasi massa dengan kata-kata yang ditujukan kepada saya sebagai pengkhianat.

Kemudian seseorang langsung menggebuk dari arah belakang dan wajah,” kata diamenjelaskan. “Saya mengetahui dan mengenal orang yang memprovokasi dan memukul saya,” kata Irwandi. Ia menambahkan, ada beberapa petugas kepolisian berseragam preman, namun mereka juga tidak mampu membendung massa.

Irwandi Yusuf juga mengatakan beberapa aparat kepolisian yang mencoba menghalau massa pun turut terkena pukulan di bagian kepala. Jubir KPA Muklis Abee membantah keterlibatan satgas PA dalam insiden pemukulan Irwandi Yusuf. “Itu masyarakat umum, itu acara umum bukan acara PA,” kata Muklis.

Elukan Prabowo

Saat pelantikan Prabowo Subianto yang juga hadir dielu-elukan satgas dan kader Partai Aceh sebagai presiden Indonesia berikutnya. Sambutan hangat masyarakat Aceh diberikan kepada Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Ribuan orang berusaha menyalaminya termasuk berfoto dengannya. Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Letjen (Purn) Prabowo Subianto menyebutkan kemenangan Zikir merupakan kontribusi rakyat Aceh.

Ia juga menampik isu telah menggelontorkan uang bagi kemenangan pasangan yang diusung Partai Aceh itu. “Lebih besar kontribusi rakyat (Aceh) dari pada saya, “ kata Prabowo usai acara pelantikan.

Prabowo menyebut kehadirannya pada pelantikan Zikir karena baginya Aceh sangat istimewa. “Saya hadir karena Aceh istimewa,” ungkap mantan Danjen Kopasus itu. Ia berharap masyarakat Aceh di bawah kepemimpinan Zaini Abdullah – Muzakir Manaf dapat melanjutkan pembangunan dalam kondisi yang aman. “Semoga Aceh lebih baik lagi dan pembangunan bisa terus dilanjutkan,” katanya. (WSP/b08/cb01)

You must be logged in to post a comment Login