BI: Calon Direksi Baru Bank Sumut Harus Kuat

MEDAN (Berita): Bank Indonesia mengharapkan calon direksi baru PT Bank Sumut untuk periode mendatang harus kuat dan dipilih secara selektif karena  mengelola aset cukup besar mencapai Rp 20 triliun.
Hal itu diungkapkan Deputi Direktur Divisi Pengawasan Kantor Wilayah IX Bank Indonesia Sumut-Aceh Indra Yuheri kepada wartawan Selasa (5/6) sore, menanggapi akan berakhirnya masa jabatan direksi (Dirut, Diektur Umum, Direktur Pemasaran dan Direktur Kepatuhan) PT Bank Sumut saat ini diperkirakan pada 16 Juni 2012.
Indra juga mengharapkan pemilihan calon direksi akan diperoleh pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), hendaknya dilaksanakan sebelum masa jabatan direksi berakhir.
Meski masa jabatan direksi lama sudah diambang pintu, namun sampai sekarang belum ada langkah-langkah pemegang saham untuk menetapkan atau mengajukan nama-nama calon direksi baru tersebut.
“Sudah ada diskusi kecil, tapi belum dapat secara pasti langkahnya apa. Yang pasti nama-nama calon direksi harus melalui RUPS,” tegasnya. Menurut Indra, nanti di RUPS akan ditentukan siapa calon direksi baru dan calon plt direksi sebelum terbentuk direksi baru yang lolos fit and proper test BI. Di RUPS sebagai lembaga tertinggi akan dihadiri pemegang saham dari Pemkab, Pemko dan Pemprovsu. “Yang jelas, BI akan menerima siapapun calon direksi terpilih yang diusulkan pemegang saham. BI tidak mempermasalahkannya,” jelas Indra.

Direktur Kepatuhan
Menyinggung jabatan Direktur Kepatuhan, Indra mengatakan BI sudah menerima calon tunggal yang diajukan pemegang saham sebulan lalu dan sudah memprosesnya. Untuk penilaian adminisrasi sudah oke, sekarang tinggal proses rekomendasi dan tak lagi¬† clear. “Calon direktur kepatuhan merupakan pensiunan Bank Sumut,” katanya.
Ketika ditanya masa jabatan direksi berakhir 16 Juni 2012, tapi direktur Kepatuhan baru terpilih, Indra mengatakan semua itu tidak masalah karena direktur Kepatuhan yang baru lolos itu bisa diperpanjang lagi. (wie)