Penyelundup Ganja Gagal Keluar Gayo Lues

BLANGKEJEREN (Berita): Aparat Kepolisian di Pos perbatasan Rumah Bundar, Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues, Jumat (4/5) dinihari, berhasil menggagalkan penyelundupan ganja sebanyak 10 bal seberat 50,3 Kg yang diangkut dengan kendaraan Pribadi jenis Kijang Grand Extra BL 639 HZ.

Barang Haram itu disimpan di bagian mesin dan jok belakang mobil yang disopiri M. Nasir Bin Abd Manaf (35) warga Lawe Serke, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara.

Nasir kepada polisi mengaku hanya sebatas kurir yang dibayar Rp 100 ribu/Kg oleh pemiliknya yang disebut-sebut berinisial MD, warga Blangkejeren, Gayo Lues. Tersangka menyatakan barang haram itu diperoleh dan dimuat di Desa Agusan, Kecamatan Blangkejeren, Kamis (3/5) sekitar Pukul 21.00 WIB.

Nasir kepada Polisi mengaku nekat menjadi kurir karena butuh uang untuk bayar kredit sepada motor dan bayar utang. “Sebelum berangkat ke Blangkejeren uang panjar sudah diterima Rp 2 juta dari pemilik barang itu untuk beli BBM dan uang makan,” ujar Nasir kepada penyidik. Kapolres Gayo Lues, AKBP Drs Sofyan Tanjung, didampingi Kasat Narkoba Ipda Hendra Gunawan T, kepada Wartawan, mengatakan, penangkapan itu merupakan razia rutin yang digelar petugas di Pos perbatasan Rumah Bundar.

Ketika dilakukan pemeriksaan terhadap Kijang Grand Extra BL 639 HZ, Polisi melihat bungkusan mencurigakan di jok belakang mobil tersebut. Setelah mengamankan sopirnya, petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap mobil tersebut. Dan akhirnya ditemukan 10 Bal Ganja Kering Seberat 50,3 kg. “Tersangka sempat berusaha kabur,  namun upaya itu berhasil digagalkan setelah menarik kemeja yang dipakai tersangka,” ujar Kasat Narkoba.(miq)