Hari Ini Seribuan Pasukan Kostrad Terjun Payung Di Kualanamu

PLT Gubsu Gatot Pujo Nugroho didampingi Wali Kota Medan Rahudman Harahap dan Bupati Sergei Erry Nuriadi foto bersama Pangkostrad Letjen TNI AY Nasution bersama staf usai audensi di Kantor Gubsu, Rabu (22/2).  ( Repro/WSP/Ist )

MEDAN ( Berita ): Seribuan pasukan Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Kostrad) terjun paying di Kualanamu, Deliserdang, Kamis (23/2). Pangkostrad  Letjen TNI Azmyn Yusri (AY) Nasution mengatakan, Kualanamu menjadi tempat latihan terjun paying pertama di Sumut. Selain alas an kedekatan emosional, Kostrad sengaja memilih Sumut agar pasukan lebih mengenal alam dan situasi lapangan di luar Pulau Jawa.

“Panglimanya aja orang sini, ya kita pilih Sumut dong,” kata AY Nasution kepada wartawan usai bersilaturahmi di Kantor Gubernur Sumut, Jl Diponegoro, Medan, Rabu (22/2). AY Nasution menyebutkan, dalam gelar latihan nantinya Kapten Inf Agus Harimurti Yudhoyono selaku Kasi Ops Brigade Linud 17/ Kostrad akan menjadi salah satu penanggungjawab kegiatan.

“Ya, selaku Kasi Ops brigade dia (Agus Harimurti) akan menjadi salah satu penanggungjawab. Pasukan mereka nantinya yang akan dikirim,” ujar AYNasution. Khusus untuk penerjunan pertama di Kualanamu, dilakukan mulai pukul 09:00,  langsung dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Terjun perdana bersifat static atau terjun tempur lengkap dengan tas ransel. Pasukan akan diterjunkan dalam tiga gelombang dengan masing-masing sekali penerjunan sebanyak 350 prajurit.

Selain di Kualanamu, hari  selanjutnya akan dilakukan penerjunan di Hamparan Perak persisnya di lokasi persawahan. Selain terjun static akan diperagakan juga terjun bebas dengan melibatkan 60 pasukan setiap gelombangnya.

Khusus terjun bebas akan dilakukan pendaratan di Stadion Teladan Medan. Selanjutnya latihan juga dilakukan di Lapangan Amir Hamzah, Langkat. “Terjun bebas ini bersifat atraksi, tujuannya juga untuk memberikan hiburan ke masyarakat. Karena itu kami lakukan di Stadion Teladan,”ujarnya.

Latihan yang mereka lakukan diakuinya memiliki resiko tinggi terhadap kecelakaan. Karena itu dia berharap dukungan semua pihak terutama pemerintah daerah untuk menyukseskannya. Begitu juga kepada masyarakat diminta untuk berpartisifasi menyaksikan beberapa atraksi yang mereka gelar. Dalam kesempatan itu Pangkostrad didampingi Pangdiv II Kostrad Mayjen TNI Ridwan, Kasdiv I Kostrad Brigjen TNI Kembaren, Aster Kaskostrad Kol Inf Andjar, Aslog Kaskostrad Kol Inf Ahmad dan Asren Kaskostrad Kol Inf Agustinus.

Plt Gubernur Sumut Pujo Nugroho dalam kesempatan itu menyambut baik dipilihnya Sumut menjadi lokasi latihan terjun payung. Menurutnya, atraksi yang dilakukan pasukan Kostrad akan memberikan rasa bangga bagi masyarakat. Terpilihnya Kualanamu sebagai lokasi pertama penerjunan juga dianggap sebagai penghargaan bagi Sumut. Karena di lokasi tersebut sedang dilakukan pembangunan proyek Bandara internasional Kuala Namu. “Setidaknya bisa menjadi perhatian bersama bagi kita untuk percepatan pembangunannya,” katanya.(WSP/m28)