JAKARTA (Berita) Pelaksana tugas Gubsu Gatot Pujo Nugroho meminta komitmen keberpihakan Pemerintah Pusat melalui Komisi IV DPRRI, mengenai pertanian khususnya menyangkut sarana dan prasarana pertanian.
Komitmen keberpihakan Pemerintah pusat ini sangat menentukan untuk mengejar target surplus beras sebesar 10 juta ton pada 2014 mendatang.
Sumut , selama ini telah memberdayakan seluruh sarana dan prasana yang terbatas sudah merupakan salah satu daerah surplus beras, dan jika Sumut ditunjuk sebagai salah satu daerah yang diharapkan mendukung pemenuhan kebutuhan dan ketahanan pangan dengan target surplus beras pada tahun 2014, Sumut siap hanya saja diperlukan komitmen kuat dari pemerintah pusat untuk keberpihakan kepada pertanian, ujar Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, disela-sela rapat dengar pendapat Komisi IV DPRRI dengan enam gubernur (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan), dan Kepala Badan Ketahanan Pangan serta Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, di Gedung DPRRI, Jakarta, Rabu (8/2).
Gatot dengan tegas meminta agar pemerintah benar-benar memberi bantuan kepada petani. “Apa maunya petani diberi saja, jangan dibuat lama. Kalau bicara pangan jangan hanya dihargakan secara ekonomi, tapi juga bicara soal kehidupan. , “tegas Gatot
Gatot juga mengharapkan pemerintah pusat berkomitmen memenuhi bibit unggul yang sangat dibutuhkan para petani.
Misalnya, Sumut membutuhkan bibit unggul 20 175.000 ton sepanjang tahun, namun kebutuhan bibit unggul seperti tahun lalu masih kurang. Menyangkut irigasi, Gatot menjelaskan saat ini irigasi di Sungai Ular belum beroperasi maksimal, jika irigasi itu sudah optimal maka akan mampu mengairi lahan 18.000 hektar.
Untuk mempercepat penyelesaian irigasi di Sungai Ular, Gatot mengatakan pihaknya telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub), untuk pembebasan lahan, untuk itu dirinya telah meminta Bupati untuk memaksimalkannya.
Soal kekurangan bibit unggul bagi petani di Sumut sebagaimana dikeluhkan Plt Gubsu, anggota Komisi IV DPRRI dari Fraksi PDI Perjuangan Mindo Sianipar menyatakan dirinya siap membatu pemenuhan bibit unggul bagi pertanian Sumut. ” Kita siap bantu Pak Gatot untuk memenuhi bibit unggul padi, kata Mindo Sianpiar.
Mindo juga meminta agar pemerintah benar-benar memberi bantuan kepada petani. “Jadi, surplus beras itu juga harus menyejahterakan petani,” ujar Mindo Sianipar.
Pada bagian lain Komisi IV DPR juga mendukung program BULOG untuk tidak melukukan impor beras lagi tahun ini. Selanjutnya Perum BULOG harus bisa bersinergi dengan penyerapan beras dalam negeri, serta dapat meningkatkan kesejahteraan petani.
Perum BULOG telah mentargetkan pengadaan beras dalam negeri tahun 2012 sebesar 4.100.000 ton, yang berarti BULOG tidak akan melakukan impor beras , kecuali dari carry over tahun 2011 impor sebesar 560.000 ton.
Berdasarkan data dari Ditjen Tanaman Pangan pada periode Februari-April 2012 terjadi panen raya menghasilkan produksi padi 28,26 jut ton GKG, dengan surplus beras 4,523 juta ton. BULOG juga harus bekerjasama dengan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian dengan program Desa Mandiri Pangan, Pengembangan Lumbung Pangan Masyarakat, Peningkatan kesejahteraan petani kecil dan menengah.(aya)
You must be logged in to post a comment Login