Dikti Luluskan 20 Proposal Hibah PKM dan Penelitian Dosen ITM

MEDAN (Berita): Sebanyak 20 proposal judul hibah penelitian bagi mahasiswa dan penelitian dosen ITM dinyatakan lulus seleksi di Dikti Kemendikbud di tahun 2012 terdiri dari 10 judul proposal program kreativitas mahasiswa (PKM) mahasiswa dan 10 judul penelitian hibah bersaing dosen.

Hal itu dikatakan Wakil Rektor I Bidang Akademik Institut Teknologi Medan (ITM) Kuswandi ST MT didampingi Kahumas M Vivahmi Manafsyah SH MSi kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (1/2).

Dijelaskan Kuswandi, dari 21 judul proposal yang dikirimkan ke Dikti, 10 proposal judul hibah PKM untuk tugas akhir 2012 dinyatakan lulus seleksi dan dari 13 judul proposal hibah bersaing penelitian dosen yang diajukan sebanyak 10 judul proposal juga dinyatakan lolos seleksi.

“Kita telah mengajukan proposal judul hibah PKM dan hibah bersaing penelitian dosen ITM sejak Nopember 2011 lalu. Ini berarti, Dikti akan menyalurkan bantuan hibah berkisar rata-rata Rp 10 juta sampai 20 juta per judul akan diberikan kepada tiap proposal, sedangkan untuk hibah bersaing penelitian dosen akan mendapatkan Rp 100 juta per judulnya,” ujar Kuswandi.

Salah satu terobosan yang akan dilakukan kedepannya bagi ITM untuk merangsang minat dan memotivasi mahasiswa maupun dosen agar lebih aktif dan giat melakukan penelitian adalah dengan mengembangkan lembaga penelitian (LP) yang mau dikonsentrasikan menjadi primadona ITM mencari dana untuk melakukan penelitian dosen dan mahasiswa bagaimana mempersiapkan proposal yang lebih baik lagi.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) yang selama ini menyatu akan dipisahkan yakni, lembaga penelitian (LP) berdiri sendiri dan memisahkan lembaga pengabdian masyarakat (LPM) yang bertujuan untuk mengatasi minimnya mahasiswa maupun dosen melakukan penelitian jurnal ilmiah dan karya tulis mahasiswa dan dosen.

“Lembaga penelitian akan bertugas melakukan pembinaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta melaksanakan penelitian dengan berpedoman pada ketentuan yang ditetapkan ITM,” kata mantan Ketua Jurusan Program Studi Teknik Sipil ITM ini.

Ditambahkannya pula, selama ini kiprah ITM dalam memenangkan program hibah sudah mencapai prestasi seperti memenangkan program TPSDP (technology and profesional skill development project) sebesar Rp 5,9 miliar.

Bantuan yang diterima sejak tahun 2003 itu didapat setelah mengajukan proposal TPSDP yang dikompetisikan antara perguruan tinggi, sedangkan proyek yang senilai Rp 5,9 miliar ini bertujuan untuk meningkatkan manajemen jurusan dan mutu kelulusan, sehingga mampu berkompetisi di dunia pasar industri.

Sebagai institut di bidang teknologi sambungnya, ITM harus mampu mengembangkan Iptek melalui proses pendidikan, penelitian dan kerjasama dunia usaha dan lembaga pendidikan tinggi lainnya serta pemberdayaan sumber daya alam menjadi sumber energi  sebagai pengabdian kepada masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat yang berkesinambungan. (aje)