4.176 Guru SD Siap Bertarung di PLPG Gelombang II

MEDAN Berita): Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Gelombang II. Sebanyak 4.176 guru Sekolah Dasar (SD), terdiri dari 360 guru Penjaskes SD dan 3.816 guru SD akan bertarung mengikuti pendidikan kilat selama sembilan hari  mulai 8 Agustus  – 18 Agustus 2011.

“PLPG Gelombang kedua diikuti 16 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara,dengan perincian Kabupaten Asahan 568 peserta, Batubara 414 peserta,Langkat 743 peserta, simalungun 934 peserta, Deliserdang 538 peserta,Labuhan Batu 12 peserta, Labuhan Batu Selatan 5 peserta, Labuhan Batu Utara 3 peserta, Padang Lawas Utara 11 peserta, Sergei 575 peserta, Toba Samosir 5 peserta, Kota Binjai 321 peserta, Kota Medan 16 peserta, Tanjung Balai 1 peserta, Tebing Tinggi 27 peserta, Provinsi Sumatera Utara (SLB) 3 peserta,” ucap Ketua Divisi Diklat PSG Rayon 102 Unimed sekaligus Pembantu Rektor IV Unimed, Prof Berlin Sibarani, Selasa (2/8) sore di Biro Rektor Unimed.

Berlin Sibarani menjelaskan, pembekalan kepada guru di 16 Kabupaten Kota di Sumut dilaksanakan pada 7 Agustus 2011. “Para peserta diklat  akan diberikan Rp125 ribu per hari. Selain itu, nama para peserta diklat dapat dilihat di Kantor Dinas Pendidikan setempat dan website www.unimed.ac.id. Namun pada diklat kali ini para peserta hanya diijinkan mengikuti ujian ulangan satu kali saja tidak seperti diklat sebelumnya yang sampai dua hari,” ujarnya.

Mengenai kelengkapan data, kata Berlin, peserta wajib menyediakan foto kopi ijazah terakhir yang telah dilegalisir oleh perguruan tinggi yang mengeluarkannya. “Untuk para peserta diklat yang pernah kuliah di kota lain, seperti Bandung, ijazahnya dapat dilegalisir di Dinas Pendidikan Kota Medan maupun Dinas Pendidikan Sumut,” ucapnya.

Fotocopy SIM/KTP atau identitas diri lainnya, pas poto 3×4 dua lembar, fotocopy SK pengangkatan dan SK terakhir yang disahkan oleh pejabat terakhir satu lembar. Fotocopy SK mengajar dari kepala sekolah bersangkutan, reverensi data yang relevan dengan keahlian bidang masing-masing.

Lebih dari itu, guru kelas dan guru mata pelajaran diharuskan membawa kurikulum, buku, reverensi, contoh RPP dan diharapkan membawa laptop. Lalu guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan wajib membawa buku, reverensi, contoh rencana pengawasan akademik, contoh rencana pengawasan manejerial, contoh laporan kepengawasan dan data-data yang relevan. Lebih lanjut, Berlin mengatakan, untuk pelaksanaan PLPG gelombang ketiga akan dilaksanakan setelah lebaran.(aje)