Banyak Kasus Curanmor di Kab Serdang Bedagai Tidak Terungkap

SEIRAMPAH (Berita) : Banyaknya kasus curanmor (pencurian kenderaan bermotor-red) di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai, belum satu kasuspun dapat terungkap oleh Polres Serdang Bedagai, baik yang dilaporkan warga ke Polisi maupun tidak.

Seperti kasus curanmor yang dialami,  Irudin alias Ribut (47) warga Gang Remaja II Jalan Pahlawan Desa Pekan Tanjung Beringin yang kehilangan sepeda motornya jenis Yamaha RX King BK 5762 MY dari dalam rumahnya pada tanggal 20 April 2010,Banua Nadeak (49) warga Dusun III Desa Pematang Terang korban kehilangan sepeda motornya jenis Honda Supra X 125 BK 6964 IC yang diparkirkan di halaman rumahnya pada tanggal 21 Mei 2010,Indra Syahputra (31) warga Jalan Pahlawan Desa Pekan Tanjung Beringin korban kehilangan sepeda motornya jenis Honda Supra X 125 BK 2794 XY yang Tempat Kejadian Perkaranya (TKP) di Jalan pahlawan pada tanggal 10 Juni 2010 dan Suparman (26) warga Dusun VI Kota Pinang Kecamatan Tebing Tinggi yang kehilangan sepeda motornya jenis Yamaha BK 6904 UB pada tanggal 23 Maret 2010. begitu  juga yang di alami Daniel yang kehilangan sepeda motor Revo warna hitam di baru saja di milikinya yang terparkir di warnet Alfa Net tanjung Beringin, yang hanya dalam hitungan menit, sekitar bulan oktober 2010 lalu, hilang dalam sekejab.

Dari contoh kasus yang sudah dilaporkan ke Polisi, kelima  korban yang kehilangan sepeda motornya itu sudah membuat laporan atau pengaduan kepada pihak Polsek Tanjung Beringin,demikian juga dengan korban yang lainnya,namun sangat disayangkan pihak Polsek Tanjung Beringin sampai saat ini belum dapat mengungkap kasus tersebut, ungkap Danil.

Kata, Danil sewaktu di tanya wartawan mengatakan sangat kecewa dengan kinerja Polsek Tanjungberingin, di mana dirinya harus merogoh uang kantungnya, sebesar Rp 600 000, untuk membuat suatu laporan di Mapolsek Tanjungebiringin “ kesal kali aku bang, udah  kereta hilang, uang pun habis, hasil pun belum kelihatan” tutur pria Pendisain Grafik itu.

Maraknya pencurian kenderaan bermotor di Tanjungberingin, tokoh Pemuda,  Zain Intamam, mengatakan, sangat menyesalkan pihak Kapolsek Tanjung

Beringin yang dinilainya tidak mampu mengungkap kasus tersebut padahal kasusnya sudah lama, tapi satupun tidak dapat mereka ungkap, maka dengan demikian Kapolres Serdang Bedagai AKBP Drs.Eri Safari yang bijaksana dapat mempertimbangkan kinerja Kapolsek Tanjung Beringin selaku pimpinan di Polsek tersebut yang dinilai gagal dalam mengungkap kasus tersebut,padahal masyarakat terutama para korban sangat mengharapkan agar kasus tersebut bisa terungkap.

Bukan di Kec.Tanjung Beringin saja yang sudah terjadi pencurian speda motor, namun di Kec.Perbaungan, Kec,Teluk Mengkudu, sering juga terjadi pencurian kenderaan speda motor, seperti Muklis Isrol, warga Sei Buluh yang dicuri dua unit speda motornya jenis Vixsion dan Honda sekaligus didalam rumahnya beberapa tahun lalu, hingga sampai saat ini kedua kenderaan juga tidak pernah kembali dan ini juga sudah dilaporkan ke Polres Sergai dan banyak lagi kasus curanmor baik yang dilaporkan bahkan banyak juga yang enggan melaporkannya, karena tidak pernah ketemu lagi.

Judi KIM dan Togel Semangkin Marak.

Selain kasus tersebut yang belum mampu diungkapkan,juga kasus permain judi jenis togel dan KIM juga dinilai belum mampu memberantasnya,padahal Polsek-Polsek lain di jajaran Polres Serdang Bedagai telah banyak berbuat dengan melakukan penangkapan terhadap juru tulis togel atau KIM,mengapa pihak Polsek Tanjung Beringin tidak bisa berbuat, sehingga menimbulkan pertanyaan besar dari kalangan masyarakat,sehingga menimbulkan praduga bahwa pihak Polsek sudah menerima upeti dari sang Bandar,ungkap Zain Intamam.

Bahkan yang anehnya lagi kok pihak Sat Polair Bedagai yang menangkap seorang juru tulis jenis judi togel di Desa Pematang Cermin pada Senin (7/2) lalu dan tersangka diserahkan pihak Sat Polair kepada Polres Sergai,dengan demikian berarti dugaan masyarakat semakin kuat ada apa pihak Polsek Tanjung Beringin dengan bandar judi yang ada di daerah itu, apa lagi saat ini di kantor Polsek adanya himbauan, namun hanya sebatas logo, tapi kenyataan judi togel semangkin bertambah denganh maraknya, kata,  Zain Intamam.(Fad)