Unimed Buka Penerimaan CPNS

MEDAN (Berita): Berdasarkan surat pengumuman nomor 0132/H33/KEP/KP/2010, Universitas Negeri Medan (Unimed) melakukan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di lingkungan Unimed tahun 2010.

Menteri Pendidikan Nasional melalui keputusan No 196/MPN/KP/2010 tanggal 5 Oktober 2010 dan hasil rapat teknis kepegawaian pada 4 sampai 6 Oktober 2010, kouta CPNS yang diterima di Unimed sebanyak 30 orang.

“Pendaftaran dibuka mulai 11 s/d 16 Oktober 2010. Penerimaan akan dilaksanakan di bagian kepegawaian BAUK Unimed Jalan Willem Iskandar Medan Estate pada waktu kerja,” ujar Rektor Unimed, Prof DR Syawal Gultom MPD, melalui Kabag Humas, Drs Chairul Azmi MPd di kampus Unimed Jalan Willem Iskandar Medan Estate, Jumat (8/10).

“Tahun 2010 ini, Unimed memiliki kouta CPNS sebanyak 30 orang, dengan rincian untuk FIP sebanyak 2 orang, FBS sebanyak 3 orang, FIS 3 orang, FMIPA 4 orang, FT 5 orang, FIK 2 orang, FE 2 orang, BAUK 3 orang dan BAAK 1 orang,” tambahnya.

Setiap calon yang sudah melengkapi dan menyerahkan berkas pendaftaran ke panitia penerimaan CPNS Unimed dapat melaksanaan ujian tulis pada tanggal 27 Oktober 2010 dan test substantif pada 15-16 November 2010.

Dikatakannya, untuk kategori formasi dosen, syarat kualifikasi minimal yakni magister (S2) yang terdiri atas bahasa indonesia  sebanyak 2 orang, bahasa inggeris (2), bahasa jerman (1), sosial politik (1), sejarah (1), geografi (1), pendidikan matematika (2), pendidikan kimia (1), fisika (1). Kemudian biologi (1), otomotif (2), desain tekstil (1), desain grafis (1), pendidikan olah raga (1), ilmu keolahragaan (1), manajemen (1), akuntansi (2).

Sedangkan untuk tenaga teknisi yakni minimal pendidikan S1 dengan kualifikasi akademik Ilmu Hukum sebanyak 1 orang dan Akuntansi (1) dan kualifikasi D III yakni keuangan (1), teknik sipil (1), teknik mesin (2), ilmu komputer (1).¬† “Batas usia pendaftar minimal 18 tahun dan maksimal 38 tahun pada tanggal 1 Desember 2010,” katanya.

Azmi menjelaskan, untuk formasi dosen dengan kualifikasi pendidikan minimal S2 diterapkan dengan sistem linear yakni berkesinambunngan dengan ijazah S1. Contoh, katanya, jika ijazah S1 ilmu hukum maka ijazah S2 juga harus ilmu hukum. “Bagi pemilik ijazah luar negeri harus melampirkan surat keputusan dan penyetaraan hasil penilaian ijazah lulusan perguruan tinggi luar negeri dari Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendiknas,” terang Azmi.

Dijelaskannya, selain ijazah, persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelamar yakni foto copy bukti pengalaman kerja, pas fhoto ukuran 3×4 sebanyak delapan lembar, SKCK, surat keterangan sehat, surat pernyataan tidak terikat kontrak kerja pada instansi lain. “Surat lamaran harus ditulis dengan tulis tangan dan menujukannya kepada Menteri Pendidikan Nasional melalui Rektor Unimed,” ungkap Azmi sembari mengatakan untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat di papan pengumuman Unimed di Biro Rektor.

Azmi menambahkan, untuk ujian tulis akan dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober 2010 di Unimed dan pelaksanaan tes subtansi pada 15-16 November 2010 sedangkan pengumuman kelulusan diperkirakan akan dilaksanakan pada 27 November mendatang.

“Pelamar yang datang terlambat tidak diperbolehkan memasuki dan mengikuti ujian dan secara otomatis dianggap gugur,” ujarnya. (aje)