Mendag Jamin Ketepatan Timbangan Milik Pedagang

Bandung (Berita): Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menjamin ketepatan ukuran timbangan milik para pedagang pasar tradisional di Indonesia. “Ketepatan dan jaminan hasil timbangannya saya rasa akurat. Karena setiap tahun ditera ulang oleh Metrologi,” tegas Mari Elka Pangestu didampingi Gubernur Jabar, Achmad Heriawan  kepada wartawan usai mengadakan sidak di Pasar Kosambi, Bandung (Jabar), Senin (26/7).

Kendati demikian, Mari mempersilahkan masyarakat untuk melapor ke sekretariat pos alat ukur milik Direktorat Metrologi di berbagai pasar dalam negeri apabila memang ada hasil timbangan milik pedagang yang tidak sesuai sehingga merugikan masyarakat.

“Di pasar- pasar tradisional ada pos ukur ulang. Kalau ada pembeli tidak puas dengan hasil timbangannya silahkan komplen ke petugas tera ulang. Kalau terbukti timbangannya tidak tepat, pedagangnya ditindak sesuai hukum,”  pungkasnya.“Apa sangsinya? Tanya Mari. “Sangsinya masih kita godok,” ujar Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Subagyo.

Permainan masalah timbangan ini memang sudah lama terjadi. Namun pelakunya tidak  jera- jera karena hukumannya sangat ringan yakni Rp1 juta atau pidana kurungan 6 bulan.

Karenanya para pedagang pasar tradisional , pedagang emas, termasuk pemilik SPBU (Stasion Pengisian Bahan Bakar) tidak pernah takut untuk menjual dagangannya meski tidak sesuai berat timbangannya atau ukurannya.

“Memang m,erugikan konsumen. Tapi mau diapakan. Dalam UU No:2/1981 Tentang Metrologi Legal, sangsinya hanya Rp1 juta atau kurungan 6 bulan. Karenanya kita akan mengamandemen UU ini supaya lebih tegas untuk melindungi konsumen,” kata Direktur Metrologi Charles Sagala.

Stabil:

Mengenai kenaikan harga sembako Akhir- akhir ini, Mari mengatakan masih  tergolong stabil. Walau demikian, pihaknya akan terus memantau pergerakan harga sejak memasuki Puasa hingga Hari Raya Iduslfitri 1431 H.

“Kenaikannya saya rasa masih kecil. Telor dan daging baru sekitar 5- 10 persen. Tergolong stabil. Tapi kita akan terus pantau. Dalam waktu dekat Carrefour juga akan mengadakan pasar murah Minyakita di 13 titik stragtegis,” tambahnya.

Gubernur Ahmad Heriawan juga mengakui harga kebutuhan pokok di daerahnya sampai saat ini masih cukup stabil. “Saya rasa harga- harga kebutuhan pokok masih stabil,” jelasnya seraya mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir. (oloan siregar).

Comments are closed.