Kemenkes Telah Kirimkan Tim Penanggulangan Rabies Ke Nias
Jakarta ( Berita ) : Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengirimkan tim vaksinasi dan vaksin yang diturunkan untuk menanggulangi penyakit rabies di Pulau Nias, Sumatra Utara. Siaran pers dari Pusat Komunikasi Publik Kemenkes yang diterima ANTARA di Jakarta, menyebutkan, Tim Kemenkes dikirim dengan membawa 75 kuur vaksin antirabies untuk manusia.
Selain itu, Kemenkes juga mengirimkan pedoman bahan penyuluhan yang akan digunakan antarA lain untuk melakukan pelatihan dan koordinasi dengan pemda setempat.
Sebelumnya, pihak Kemenkes pada Minggu (7/3) telah menyelenggarakan rapat untuk membahas perkembangan penanggulangan rabies di Nias yang dipimpin oleh Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Tjandra Yoga Aditama.
Rapat tersebut juga dihadiri Staf Khusus Menkes Bidang Percepatan Pembangunan Kesehatan dan Reformasi Birokrasi Indriono Tantoro, serta pejabat dari Ditjen Peternakan Kementerian Pertanian dan Perwakilan WHO Indonesia. Rapat memutuskan agar Kemenkes mengirimkan tim dengan membawa vaksin dan bahan-bahan penyuluhan.
Selain itu, juga dibahas koordinasi dengan Ditjen Peternakan Kementerian Pertanian dalam pengendalian penyakit pada sumbernya (hewan penular) dan bantuan WHO untuk bantuan vaksin pada manusia. Kasus rabies di Pulau Nias terjadi sejak November 2009 yang mengakibatkan 43 orang terkena gigitan hewan penular rabies (GHPR).
Pada tanggal 21 Februari, Ditjen Peternakan Kementerian Pertanian telah mengirimkan tim dengan membawa 50.000 dosis vaksin untuk hewan ke Medan.
Dari jumlah itu, sebanyak 10.000 vaksin telah digunakan untuk vaksinasi hewan di Pulau Nias. ( ant )