Presiden SBY – Kiesmas Bahas Tatib MPR

TERIMA PIMPINAN MPR : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) menerima Ketua MPR Taufik Kiemas di Kantor Kepresidenan, Kamis (25/1). Rapat Komunikasi antara Presiden RI dan pimpinan MPR RI tersebut membahas tentang rencana MPR yang akan menggelar Rapat Paripurna pada tanggal 1 Maret 2010 mendatang. ( FOTO ANTARA/pandu dewantara/mes/10 )

Jakarta ( Berita ) :  Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufiq Kiemas, Kamis [25/02]  menegaskan, kedatangan pimpinan MPR kepada Presiden hanya untuk menyampaikan agenda paripurna MPR pada 1 Maret 2010 yaitu membahas dan mengesahkan tata tertib MPR yang sudah harus selesai enam bulan sejak pimpinan MPR periode 2009-2014 dilantik.

Selain itu, pimpinan MPR juga ingin mengundang Presiden Yudhoyono untuk menghadiri peringatan Hari Pancasila yang akan diselenggarakan MPR pada 1 Juni 2010.

MPR juga mengajak pemerintah untuk menyosialisasikan empat pilar berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.   .

Menurut Lukman, tujuan pimpinan MPR mendatangi Presiden Yudhoyono sekaligus memberi penjelasan kepada publik bahwa anggapan sidang MPR bisa melakukan apa saja tidak benar. “Jadi 1 Maret itu agendanya adalah tunggal membahas dan mengesahkan tata tertib MPR, tidak ada agenda lain. Jadi supaya ‘clear’,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, pimpinan MPR yang hadir adalah Taufiq Kiemas, Melani Leimena Suharli, Hajrianto Tohari, Lukman Hakim Saefuddin, dan Ahmad Farhan Namid.

Sedangkan Presiden didampingi oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Menko Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Pendidikan Nasional M Nuh, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, serta Panglima TNI Jend Djoko Santoso. ( ant )

Comments are closed.