Aceh Kehilangan Seorang Ulama Kharismatik

Banda Aceh ( Berita ) :  Masyarakat Provinsi Aceh kembali kehilangan seorang ulama kharismatik atas meninggalnya Tgk HM Nasir Waly LC (56), di Rumah Sakit Harapan Bunda, Kota Medan, Sumatera Utara, pada hari Sabtu sekitar pukul 05.45 WIB.

Kerabat almarhum, Tgk Faisal Ali di Banda Aceh, Sabtu [06/02], menyatakan Pemerintah dan masyarakat Aceh merasa kehilangan atas meninggalnya Tgk HM Nasir Waly, yang merupakan sosok ulama kharismatik di provinsi berjuluk Serambi Mekah itu. “Semasa hidupnya, beliau (Tgk HM Nasir Waly) adalah sosok yang memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan penegakan Syariat Islam di Aceh,” katanya.

Pendiri Pondok Pesantren “Serambi Mekah” Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat itu menderita penyakit kanker hati, Ia meninggalkan 10 orang anak dari dua isterinya.

Semasa hidupnya, almarhum juga menjabat Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU/MUI) Aceh Barat, sekaligus sebagai Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) kabupaten tersebut.

Jasad almarhum HM Nasir Waly dikebumikan di Pondok Pesantren “Serambi Mekah” Meulaboh. Almarhum adalah anak seorang ulama besar Aceh, yakni Tgk Syech Muda Waly Alkhalidi, pendiri pondok pesantren terkenal di Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Faisal Aly, menjelaskan semasa hidupnya, almarhum Nasir Waly, merupakan sosok ulama yang akrab atau mampu berkomunikasi dengan berbagai kalangan masyarakat, termasuk pemerintah.

“Meninggalnya seorang Ulama berarti matinya sebuah “lampu penerang “bagi ummat yang sangat sulit untuk dicarikan pegantinya,” tambahnya.

Untuk itu, ia mengimbau umat Islam, khususnya warga pondok pesantren agar menggelar shalat ghaib dan berdoa sehingga jasad almarhum mendapat ampunan dan diterima disisi Allah SWT. ( ant )

Comments are closed.