Diharapkan Komitmen USAID Selesaikan Pembangunan Jalan
Banda Aceh ( Berita ) : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Sulaiman Abda berharap komitmen Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) untuk menyelesaikan pembangunan ruas jalan Banda Aceh-Calang (Aceh Jaya) itu bisa direalisasikan.
“Kami berharap komitmen USAID untuk menyelesaikan pembangunan ruas jalan yang tinggal beberapa kilometer lagi bisa tercapai dan tuntas hingga akhir 2010 seperti yang ditargetkan,” katanya di Banda Aceh, Rabu.
Ia menjelaskan saat ini sepanjang 13 kilometer ruas jalan dan jembatan yang menghubungkan transportasi darat Banda Aceh ke wilayah pantai barat dan selatan Aceh, di kawasan Lamno belum dikerjakan.
“Kami berharap USAID segera melanjutkan pembangunan jalan pada section IV di kawasan Lamno, termasuk kelanjutan sebuah jembatan di Lambeuso,” katanya.
Sulaiman, yang juga Ketua Partai Golkar DPD I Provinsi Aceh itu menyatakan hasil komunikasi dengan pihak pelaksana proyek menyebutkan ruas jalan di section IV tersebut saat ini sedang dalam proses tender.
“Pihak USAID menyebutkan saat ini sedang dalam tahapan akhir proses tender dan dipastikan dua bulan mendatang akan dikerjakan,” tambahnya.
Sementara sekitar 45 kilometer dari total sekitar 150 kilometer ruas jalan Banda Aceh-Calang kini dalam tahapan pemadatan yang dikerjakan kontraktor Korea (Sam Young) dan Hutama Karya.
Wilayah pantai barat Aceh merupakan salah satu terparah dihantam bencana tsunami 26 Desember 2004. Sebagian besar ruas jalan dan jembatan hancur akibat bencana alam tersebut.
“Ruas jalan itu sangat dibutuhkan masyarakat sebagai salah satu urat nadi strategis bagi kelancaran aktivitas dan mobilitas masyarakat, khususnya pesisir barat dan selatan Aceh ke Kota Banda Aceh,” katanya.
Pihak pendonor (USAID) juga tidak lagi beralasan kendala pembangunan ruas jalan tersebut karena salah satu jembatan penghubung (jembatan Kartika) tidak bisa dilalui kendaraan untuk mengangkut material bangunan.
“Jembatan itu sudah diperbaiki. Kita berharap bukan alasan lagi untuk menunda-nunda penyelesaian pembangunan ruas jalan Banda Aceh-Calang itu,” kata Sulaiman.
Sementara itu, juru bicara Kaukus Pantai Barat-Selatan (KPBS), TAF Haikal juga mengharapkan ruas jalan tersebut kini sangat mendesak diselesaikan, sehingga masyarakat di kawasan pesisir tidak terlalu lama terisolasi. ( ant)