Puluhan Alat Berat Bantu Dinas Bina Marga

MEDAN (Berita) : Puluhan alat berat akan membantu pekerjaan Dinas Bina Marga Medan dalam melakukan perbaikan jalan dan pengerukan parit di 21 Kecamatan di Kota Medan, setelah Pj Walikota Medan, menyerahkan alat berat tersebut kepada Kadis Bina Marga Medan, Dr Ir Gindo Maraganti Hasibuan, Rabu [27/01], di Pinang Baris.

Pembelian alat-alat berat ini berasal dari anggaran PAPBD 2009, terdiri dari dari 3 unit Becko Loader,  1 unit Escavator Long Arm, 2 unit Compressor, 1 unit Greader, 1 unit AMP, 10 unit Dump Truk, 1 unit Road Roller, 1 unit Genset, serta ditambah 2 unit mobil Ford Double Cabin, 2 unit mobil Terios, dan 1 unit mobil Cheprolet Capita.

Pj Walikota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM, didampingi Sekda Medan, Drs H Dzulmi Eldin S MSi, mengatakan, masyarakat Kota Medan yang tidak ingin ada banjir, sampah terangkut dan jalan mulus, selama ini menjadi tuntutan. “Mudah-mudahan dengan pembelian alat berat ini, tuntutan masyarakat dan Reses Anggota Dewan dapat kita atasi,” ujar Rahudman.

Pemko Medan dapat mengeveluasi hasil kerja yang telah dilaksanakan selama ini terutama infrastruktur jalan di Kota Medan , meskipun belum semua dapat dilaksanakan. Namun ini semua  menjadi tanggung jawab moral karena sudah lama masyarakat menginginkan kondisi infrastrukrtur yang baik.

Kepala Dinas Bina Marga Kota Medan Dr Ir Gindo Maraganti Hasibuan, kepada Berita mengatakan, alat berat ini merupakan pembelian dari PAPBD Kota Medan Tahun 2009. Namun Dinas Marga masih membutuhkan sejumlah alat berat lainnya termasuk 10 unit dump truck lagi yang akan disiagakan di 21 kecamatan.

Menurut Gindo, Dinas Bina Marga akan mengoperasikan alat-alat berat yang baru diterima, termasuk untuk pengerukan Sungai Deli yang sudah 20 tahun tidak dikeruk. “Kita akan mengoperasikan Escavator Long Arm untuk mengeruk Sungai Deli yang sudah 20 tahun tidak di keruk,” ujarnya.

Menurutnya, semua alat berat ini mampu mengerjakan 4 lokasi sekaligus, dan secara bertahap telah mengatasi sejumlah titik banjir. Sampai saat ini sudah 52 titik banjir yang sudah dibenahi, dan sepanjang Jalan Gatot Subroto bila turun hujan tidak akan banjir lagi, karena sudah dibenahi dan dibantu  masyarakat serta TNI AD. (don)