Curanmor Makin Marak Di Sergai
SEIRAMPAH (Berita): Perampokan dan pencurian kendaraan sepeda motor di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai semakin marak, para pelaku maupun kenderaan tidak pernah terungkap.
Perampokan dan pencurian sepeda motor kini terjadi lagi, kini korbannya seorang staf DPRD Serdang Bedagai, Ayu, 23, warga Desa Simpang Empat, Kecamatan Seirampah, kendaraan sepeda motornya merk Jupiter MX BK 6454 XT di rampok, Minggu 27 Desember 2009 lalu ketika pulang kuliah.
Keterangan yang berita terima dari korbannya di kantor DPRD baru-baru ini, mengatakan, Ayu berboncengan bersama teman kuliahnya , Hepy, menuju pulang kerumah, namun di tengah jalan perkebunan yang sunyi, mereka di pepet dan disenggol, dua orang pemuda yang juga mengenderai speda motor warna merah jenis Vega R.
Ayu beserta Hepy jatuh, kesempatan perampok itu untuk merampas tas dan kenderaan speda motornya, namun tidak disangka, Ayu bangkit dari jatuhnya sambil berdiri bersama kenderaannya dan langsung membuang kunci speda motornya dan mengadakan perlawan, walaupun perampok itu menggunakan senjata tajam (sajam), Ayu memegang sajam sementara Hepy di hajar lalu pingsan.
Karena tidak berdaya Ayu yang memegang sajam dengan tangan kirinya disentap saja oleh perampok itu dan tangan sebelah kirinya nyaris putus, disaat kesakitan itu seorang perampok dengan memakai tutup kepala ( sebo )berusaha mencari kunci yang dibuang Ayu kesemak-semak dan satu rekan perampok itu meraih tas yang berisi uang dan mengambil cicin serta hp milik mereka..
Ayu yang masih sadar berusaha minta tolong, jeritan Ayu didengar warga yang lagi mencari rumput, karena berteriak dan datangnya warga pencari rumput, kedua perampok itu melaruikan kenderaanya ke arah Dolokmasihul.
Pada hri kejadian itu juga Ayu langsung berobat dan melaporkan kasus itu ke Polres Serdang Bedagai, namu hingga kini pelaku perampokan belum tertangkap.
Sementara itu di tempat yang terpisah ketika dikonfirmasi Kakan Kesbang Linmas. Parlin, beberapa hari lalu juga rumah sewanya di bobol maling dan satu unit kenderaan sepeda motornya juga lewong di gondol pencuri.
Parlin yang pada hari sebelum kejadian pulang ke Medan, tetapi setelah pulang dari Medan, Parlin melihat pintu rumahnya sudah rusak dan dilihat ke dalam rumah speda motornya sudah raib dan Parlin tidak melaporkan kasus ini karena dia tidak ingat nomor klenderaannya lagi.
Pencurian dan perampokan sering terjadi dan warga ada yang melaporkan kasusnya dan ada juga yang enggan, karena di lapor atau tidak kalau sudah di curi atau dirampok tidak akan kembali lagi.
Seperti yang dialami keluarga Asrol Muklis Nst SPd, Kabag Pegawai Dinas Pendidikan Kab Serdang Bedagai, warga Dusun Darul Aman Desa Sei Buluh, Kec.Telukmengkudu, dua unit kenderaan sepeda motor miliknya berhasil di larikan maling, pada bula Maret 2009 lalu, satu speda motor merk Supra Fit BK 6438 NU dan sepeda motor merk Yamaha Vixion warna hitam BK 4939 IC dan pagi hari itu juga di laporkan ke Polsek Telukmengkudu, namun sudah lama di laporkan ke Polsek tidak ada tanggapan dan langsung dilaporkan ke Polres Serdang Bedagai.
Di tempat terpisah di Ddi desa Firdaus juga terjadi pencurian terhadap mobil Dinas Pendidikan Nasional Kab Serdang Bedagai berhasil di larikan pencuri, mobil pick up L.300, warna hitam BK 9035 N plat merah, hilang di curi di depan rumah pada tanggal 5 Mei 2009.
Dari berbagai kejadian pencurian dan perampokan kenderaan di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai, belum satu yang terungkap dan belum juga di ketemukan kenderaan hasil kejahatan.
Ketika di konfirmasi, Kamis [14/01] Kapolres Serdang Bedagai, melalui Kabag Bina Mitra, AKP Syamsul Bahri ST, melalui sms Hp, belum ada kejelasan, perampokan dan pencurian, kalau belum terungkap dan bahkan mendapat balasan dari sms itu dengan mengatakan, Ok bentar saya hubungi, dan hingga saat berita ini naik tidak juga ada balasan. (fad)