Kamar Mewah Di Rumah Tahanan, Ada Main Ya?

Siaran TV Jakarta menampakkan ada beberapa kamar mewah di Tumah Tahanan Pondok Bambu Jakarta. Ini terungkap ketika Satgas Mafia Hukum melakukan inspeksi ke Rutan itu Sabtu 9 Januari 2010.  Berita itu mengundang banyak komentar yang umumnya memprihatinkan kejadian itu dan minta menindak pemberi ijin terutama orang Lapas terdekat dengan perbuatan itu.

Anggota DPR Komisi III  Panda Nababan berkomentar, adanya kamar mewah/istimewa sudah  lama ada. Ketika dia jadi wartawan sudah pernah mengungkap hal demikian. Bahkan sudah rahasia umum, adanya beberapa kamar yang banyak fasailitas, tidak saja di Pondok Bambu  Jakarta tempat tahanan wanita, tapi juga tahanan lelaki .Rakyat sudah bosan akan janji-janji dan bagaimana jika tidak ada Satgas, apa tidak diketahui perbuatan melanggar ketentuan itu? Kemana petugas negara, seperti Kanwil, Dirjen bahkan Menterinya?

Kamar mewah yang ditunjukkan luasnya 8x 8 m, dilengkapi dengan kamar mandi mewah, tempat hias dan rawat anak dan rawat kulit. Pakai AC dan kemewahan lain. Ada seorang pembantu khusus. Pada hal menurut ketentuan, semua sama seperti orang tahanan lain seperti yang terlihat di tahanan wanita yang lain. Sekarang sudah terbukti tentu pejabat tertinggi, tidak lagi mengatakan, belum dapat laporan dan akan kami tindak nanti.

Penindakan itu tidak hanya satu orang tapi banyak orang yang terlibat dalam pemberian fasilitas  istimewa ini. Perlu lagi dilihat di tahanan  tempat lain seperti di Medan, Palembang, Siborongborong, Binjai. Perlu pembenahan khusus terhadap narapidana dalam bentuk yang positif, bukan memberi fasilitas istimewa yang menunjukkan keangkuhan dari pihak terpidana.

Saya selaku rakyat  mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pemberantasan Mafia Hukum yang memulai kerjanya ke Lapas. Medan sudah ditinjau, tentu   Rutan lain akan dikunjungi juga. Satgas ini tentu anggotanya banyak, kiranya tidak hanya Rutan yang dilihat tapi juga kantor Polri bagian SIM, pengurusan  pembayaran pajak kenderaan dan urusan lain yang menyangkut perkara. Demikian juga urusan pengadilan, sebelum sidang atau sebelum  masuk dalam perkara alias masih ditangan jaksa.

Lebih penting Satgas  perlu mengikuti tindak lanjut apa yang dilakukan terhadap pemberi fasilitas istimewa di Rumah Tahanan Pondok Bambu. Katanya sudah dicopot tapi kenyataan hanya dinonaktifkan.  Bagaimana dengan yang lain yang terkait dan penerima fasilitas itu berapa membayar setiap bulan? Siapa menerimanya? (  Marihot Siagian di Glugur Medan )