IMI Sumut Tolak Tuan Rumah Kejurnas

MEDAN (Berita): Pengurus provinsi Ikatan Motor Indonesia (Pengprov IMI) Sumut menolak untuk menjadi tuan rumah pada event automotif berskala nasional (Kejurnas) baik roda dua maupun roda empat di tahun 2010.

Menurut Ketua Umum IMI Sumut H Ijeck di sela Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengprov IMI Sumut di Hotel JW Marriot Medan baru-baru ini, tahun 2010 pihaknya akan lebih fokus pada even-even yang bersifat daerah.

Tujuannya, kata Ijeck agar pembinaan atlet yang dimulai dari daerah bisa berjalan lebih baik lagi, serta menjadikan event daerah lebih berkelas.

“Tapi kalau ada promotor nasional yang ingin buat even di sini, tetap kita dukung,” ungkapnya.     Khusus ajang balapan roda empat, sebut Ijeck pembalap asal Sumatera Utara punya peran besar di kancah nasional. Selain mendominasi sampai lebih dari 50 persen peserta, mereka juga cukup dominan dari sisi kualitas.

Sayangnya, kata Ijeck  PP IMI masih kurang memperhatikan kondisi ini. Sehingga dia mengaku sangat kecewa dengan sikap PP IMI yang kurang merespon permintaan IMI Sumut untuk menjadi tuan rumah seluruh seri Kejurnas Sprint Rally, tahun 2009 lalu.

Awalnya, Sumut hanya diberi satu seri yakni seri kedua. Namun, karena tuan rumah seri pertama membatalkannya, maka IMI Sumut rela menjadi tuan rumah dua seri sekaligus. Selanjutnya, IMI Sumut melihat kekosongan tuan rumah seri III & IV sehingga, mereka kembali meminta menjadi tuan rumah. Keinginan ini juga akan meringankan beban PP IMI, karena pembalap nasional lebih banyak berdomisili di Sumut dan kualitas even pun lebih baik karena jumlah peserta lebih besar, jika digelar di daerah lain. Namun ternyata permintaan itu ditolak PP IMI dengan alasan yang  tidak jelas.

“Kita tidak pernah minta uang untuk jadi tuan rumah, tapi kenapa IMI membatalkan keinginan kami tanpa alasan,” ujar Ijeck sekaligus menjawab komentar yang disampaikan PP IMI di sebuah tabloid ibukota beberapa waktu lalu. Selain menyoroti persoalan itu, Ijeck secara khusus berterimakasih kepada Pemprovsu yang telah mendukung hadirnya sarana sirkuit balap motor yang kini sudah selesai 25 persen. “Mudah-mudahan tahun depan sudah rampung,” katanya.

Hal itu dibenarkan Gubsu H Syamsul Arifin. Dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinsa Pemuda Dan Olahraga Sumatera Utara P Sibarani SH, ia menyatakan telah mendukung pengalokasian anggaran bagi penyelesaian sirkuit sepanjang 1200 M.

Acara pembukaan itu juga dihadiri Ketua II KONI Sumut Prof Agung Sunarno MPd dan Dirlantas Poldasu Kombes Pol Royke Loumoua.
Rakerda IMI, jelas Ketua Panpel Drs H Zulhifzi “Opunk” Lubis, diikuti 22 klub yang aktif menggelar even-even di Sumut.

Menurut rencana, IMI akan menggelar 102 even sepanjang 2010. 57 even motocros, 23 grass track dan 22 balap motor. “Semoga tahun depan, even-even yang kita buat bersama kub-klub bisa lebih sukses lagi,” tegas Opunk yang masih menjabat sebagai Sekum IMI Sumut dan Ketua Umum KONI Medan.(irm)

Comments are closed.