18 Orang Luka-Luka Akibat Bobolnya Atap Gedung Nasional Tg.Pura
Jenguk Pasien :Wakil Bupati Langkat Budiono,SE ( kanan ) saat berada di RSUD Tanjung Pura ketika menjenguk kondisi sejumlah pasien yang terbaring sakit tertimpa reruntuhan akibat ambruknya atap Gedung Nasional Tanjung Pura pada Senin (28/12) malam. ( Berita Sore/Selamat SPd)
*Pemkab Langkat Tanggung Seluruh Biaya Perobatan Korban
Tanjung Pura ( Berita ) : Gedung Nasional Tanjung Pura yang terletak di Jalan Merdeka No. 1 Kelurahan Pekan Tanjung Pura, tiba-tiba saja mendadak ambruk bagian atapnya dan menimpa sejumlah warga yang saat itu tengah menyaksikan jalannya Festival Lagu Daerah ke- V Tahun 2009 pada Senin, [28/12] malam.
Peristiwa yang terjadi lebih kurang pukul 20.35 WIB tersebut, sejumlah warga yang tengah menyaksikan jalannya Festival maupun para pesertanya sendiri yang juga tengah beraksi tak urung tertimpa reruntuhan bangunan atap dimaksud yang terdiri dari kayu-kayu broti plafon maupun genteng.
“ Kejadiannya amat singkat dan tiba-tiba saja Pak” ujar Rivanda salah seorang yang lolos dari tragedi dimaksud, namun punggung penuh luka dan memar akibat tertimpa reruntuhan demi menyelamatkan anaknya yang saat itu bersamanya menyaksikan pagelaran Festival yang digelar dalam setiap tahunnya itu.
Wakil Bupati Langkat Budiono,SE bersama sejumlah pejabat diantaranya Asisten Adm Pemerintahan Drs.H. Astaman, Kaban Kespollin Drs.Agustari, Direktur RSUD Tanjung Pura Dr.H. Gusnadi Tala SpA, Kakan Sosial Drs. T..M. Auzai, Kabag Humas H.Syahrizal,S.Sos,M.Si, Camat Tanjung Pura Mukhris,SH dan muspika langsung hadir melihat lokasi kejadian sekaligus menjenguk para korban satu persatu yang terkonsentrasi di RSU milik Pemerintah Daerah tersebut. Selain anggota DPRD-SU Nurul Azhar Lubis,SH, tampak hadir pula Wakil Ketua DPRD Suhardi Surbakti beserta anggota DPRD Langkat Jumari S.
“ Sesuai persetujuan Bapak Bupati, Pemkab. akan menanggung seluruh biaya selama korban dirawat di RSUD ini,” kata Budiono yang juga disaksikan Wakil Ketua DPRD Suhardi Surbakti, menjelaskan kepada pers. Selain itu beberapa tim segera diminta melakukan rapat tahapan terkait langkah cepat yang perlu segera diambil.
Atas nama Bupati dan Pemerintah Daerah, dirinya menyampaikan rasa terima kasih terhadap kecepatan dan ketepatan masyarakat untuk penanganan korban musibah, termasuk kesigapan aparat muspika serta para Taruna Siaga Bencana (Tagana) kantor Sosial. Kepada para korban dan keluarganya , Budiono meminta tabah dan sabar, sembari terus berkonsultasi dengan Dokter dan para medis agar para korban segera sembuh. Sementara kegiatan Festival dimaksud yang seyogyanya berlangsung 3 (tiga) hari mulai 28s/d 30 bulan ini,sementara ditunda.
Aini Maimanah, SPd.I selaku Panra Festival Lagu Daerah dan Pameran Seni Budaya Forum Lintas Pemuda terlihat shock. ‘Baru tadi pagi dibuka acaranya Bang.., sekarang kamipun masih trauma diliputi rasa cemas,’’katanya saat mendampingi Wakil Bupati menjenguk para korban. Adapun data sementara yang terhimpun, jumlah korban yang mendapat perawatan di RSUD Tanjung Pura mengalami luka –luka 18 orang terdiri dari kanak-kanak 5 orang masing-masing Vera Siregar (9 tahun), Ai Siregar (2 tahun), Aulan Siregar (5 tahun), Tiwi (9 tahun) dan Lisa (9 thn).
Sementara 13 orang lainnya yakni Rezemah (40 tahun), Sri Eksa (18 tahun), Rida Octaviani (46 tahun), Niar (36 tahun), Arifin (30 tahun), Asmauli (35 tahun), Agussalim (27 tahun), Putri Maharani (16 tahun), Adelia Fitri (14 tahun), Leha (58 tahun), Dhani (19 tahun), Dewi (16 tahun), Ibrahim (21 tahun). Korban dimungkinkan lebih, namun karena lukanya tergolong ringan mereka langsung kembali kekediamannya masing-masing. Sementara untuk kepentingan penyidikan penyebab bobolnya atap gedung, pihak Polres Langkat telah mengamankan lokasi dengan membuat police line di area lokasi tragedi Senin malam itu, dimaksud. (Slm)