NEW YORK (Berita): Situs pertemanan paling populer saat ini, Facebook, mulai Kamis [10/12] WIB, merubah feature layanan sistem privacy yang akan memberi kendali lebih dalam menjaga kerahasiaan bagi para penggunanya, dan bisa memilih siapa saja yang dapat melihat posting di laman mereka.
Peningkatan tersebut dibuat berdasarkan pada adanya fakta banyaknya orang yang tergabung pada Facebook dan kebanyakan dari mereka menyenangi aktivitas share informasi atau bahkan foto dan video. Hal ini disebabkan karena beberapa kalangan masih mengkhawatirkan tentang apakah para pengguna Facebook akan mengungkap jatidiri mereka terlalu jauh, baik secara sadar maupun tidak.
Seperti pada contoh kasus berikut, beberapa pengguna yang hobi berbagi foto maupun video ke Facebook dapat menggunakan control privacy ini. Misalnya pengguna ingin meng-upload foto atau video dan menginginkan hanya keluarga yang dapat menikmatinya. Maka, pengguna dapat mengatur share video tersebut kepada “Everyone” lalu memilih “Custom” untuk album foto yang hendak di-share dan pilih Friend List dari keluarga.
Di sinilah peran control privacy bermain. Fasilitas control privacy digunakan untuk memudahkan pengguna dalam menspesifikasikan teman untuk melihat foto, video, atau update status yang sedang di-sharing.
Jadi, pengguna Facebook akan dapat mengaktifkan menu privacy baru yang akan memudahkan mereka dalam memilih seluruh anggota atau teman tertentu saja untuk mengakses jalinan pertemanan.
Facebook dalam featurenya memberi kesempatan penggunanya untuk men-setting ulang data pribadi mereka. Para pengguna juga dapat menyimpan data mereka yang sudah ada atau memilih rekomendasi yang ditawarkan Facebook.
Adapun pilihan yang ditampilkan adalah: Everyone: siapa saja (member Facebook atau bukan), Friends and Networks: orang yang dikonfirmasi sebagai teman atau yang ada dalam jaringan yang diikuti saja, Friends of Friends: siapa saja yang menjadi teman si pengguna, Custom: single friends atau yang dipilih berdasarkan friends list, dan Friends: hanya yang sudah dikonfirmasi menjadi teman, (Pengecualian: anak-anak kecil tidak akan bisa men-share content mereka dengan semua orang. Untuk pengguna berumur di bawah 18 tahun, settingan “everyone” akan mengirim informasi untuk “friends of friends.”)
Dengan peningkatan perubahan pada layanan privacy setting, Facebook berharap masyarakat akan lebih nyaman berbagi informasi. “Jika para pengguna meresa lebih yakin menggunakan layanan kami, mereka akan terus ‘memakai’ kami.” “Dan lebih banyak pengguna yang memamkai layanan kami, berarti keuntungan lebih besar yang akan kami terima.” ujar Elliot Schrage, wakil ketua komunikasi global dan kebijakan publik Facebook. (ap/rzl)
You must be logged in to post a comment Login