Pengusaha Mulai Ekspor Lewat Pelabuhan Di Aceh

Banda Aceh ( Berita ) :  Pengusaha Aceh mulai awal Nopember 2009 akan mengekspor berbagai komoditas melalui pelabuhan laut Krueng Geukuh, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Ketua Forum Kakao Aceh (FKA) Muhammad Hamzah di Banda Aceh, Rabu ,[07/10] menyatakan para eksporter Aceh akan mengurangi ketergantungan  pada pelabuhan Medan, Sumut, dan secara bertahap akan mengekspor komoditas melalui pelabuhan Krueng Geukuh.

Pada tahap perdana di Krueng Geukuh, para pengusaha Aceh akan mengekspor tiga komoditas, yakni kakao, kopi, dan biji pinang.

Mengenai persiapan di pelabuhan, Hamzah menyatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk bea cukai, PT Sucofindo, dan pihak pelabuhan. Khusus di pelabuhan sudah disediakan “crane” untuk memindahkan konteiner dari dermaga ke kapal. Ia mengatakan  ekspor komoditas tersebut akan menggunakan kapal dengan bobot 500 ton yang bisa membawa 25 konteiner.

Kapal tersebut akan transit di Penang, Malaysia, kemudian dilanjutkan dengan kapal lain sesuai dengan negara tujuan. Hamzah menyatakan pihaknya bersama dengan eksporter lain sejak  2008 berjuang agar komoditas Aceh bisa langsung diekspor melalui pelabuhan yang ada daerah ini. Selama ini eksporter Aceh bergantung pada pelabuhan Belawan, sehingga hampir 100 persen komoditas diekspor dari provinsi tetangga, katanya.

“Alhamdulillah usaha kami berhasil. Kami berharap dengan ekspor langsung tersebut eksporter Aceh lebih bergairah lagi untuk memasarkan hasil bumi dan industri lain ke luar negeri,” kata Hamzah Abdullah. ( ant )

You must be logged in to post a comment Login