Korban Banjir Madina Minta Bantuan Alat Dapur
Medan ( Berita ) : Warga yang menjadi korban banjir di Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut membutuhkan alat-alat dapur untuk memasak makanan sehari-hari.
“Itu permintaan masyarakat yang belum dapat kami penuhi,” kata Camat Muara Batang Gadis, Indra Sakti Nasution yang dihubungi ANTARA dari Medan, Minggu [27/09].
Secara umum, kata Indra Sakti, pihaknya sudah memenuhi kebutuhan warga warga yang menjadi korban banjir akibat meluapnya Sungai Batang Gadis tersebut. Bantuan-bantuan itu, ada yang berasal dari Pemkab Madina berupa berbagai jenis makanan, minuman, obat-obatan serta cangkul dan sekop yang dapat digunakan warga untuk mengolah sementara tempat pengungsian mereka.
Pihaknya juga sudah menyalurkan bantuan berupa tenda-tenda pengungsian yang disumbangkan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). “Jadi, secara keseluruhan, semua bantuan sudah kami kirimkan,” katanya.
Namun, kata dia, belakangan ini muncul permintaan baru dari warga agar Pemkab Madina menyediakan alat-alat dapur untuk memasak kebutuhan sehari-hari.Ia mengaku pihaknya belum dapat memenuhi permintaan masyarakat tersebut. “Tetapi dalam minggu ini (permintaan itu) akan kami dipenuhi,” katanya.
Sebelumnya, Sungai Batang Gadis meluap pada Senin (14/9) malam dan menggenangi ratusan rumah di enam desa di Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina, Sumut, yakni Desa Lubuk Kapundung I, Desa Lubuk Kapundung II, Hutaimbaru, Desa Rantau Panjang, Desa Saleh Baru dan Desa Tagilang Julu.
Akibat banjir tersebut, 10 warga hanyut terbawa air yang sembilan diantaranya ditemukan tewas dan satu orang lagi yang masih bayi masih belum ditemukan.
Musibah yang terjadi beberapa hari menjelang Lebaran tersebut telah mendorong berbagai pihak untuk menmgulurkan bantuan mereka. ( ant )