4 Lokasi Prostitusi Bermoduskan Panti Pijat Digrebek

MEDAN (Berita): Petugas Jahtanras Poltabes Medan, dalam Oprasi Pekat Toba II, melakukan penggerebekan di empat lokasi prostitusi yang bermoduskan panti pijat di kawasan Jalan Tomang Elok dan Jalan T Amir Hamzah, kemarin sore, dan berhasil mengamankan dua orang lelaki hidung belang beserta 20 orang karyawatinya.

Pantauan Berita dilokasi penggerebekan menyebutkan, kedatangan para petugas Jahtanras Poltabes Medan dilokasi prostitusi yang bermoduskan panti pijat itu, membuat penghuni kebingungan. Namun tak seorang pun yang berhasil meloloskan diri dalam pengerebekan itu, dikarenakan petugas sudah melakukan pengepungan.

Beberapa panti pijat yang berhasil digrebek petugas, yakni di Jalan Tomang Elok tepatnya di Komplek Tomang Elok, Golden Metro Oukup, beserta di Jalan T Amir Hamzah yaitu Permata Griya Message, dan Primaraga Oukup.

Dalam oprasi itu, petugas Jahtanras Poltabes Medan berhasil mengamankan dua orang lelaki hidung belang yang sedang kencan dengan wanita yang bekerja sebagai karyawati panti pijat tersebut, dan mengamankan 20 karyawatinya, dan memboyongnya ke komado dengan mengunakan mobil kijang kapsul.

Kanit Jahtanras Poltabes Medan, AKP Faidir Chan SH, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, “Mereka yang dijaring karena tidak memiliki kartu identitas dan tertangkap basah sedang berkencan dengan karyawati panti pijat tersebut,” ujarnya.

Dikatakan Faidir lagi, dipilihnya panti pijat dan oukup dalam pengerebekan Oprasi Pekat Toba II ini, atas informasi masyarakat. “Yang mana, panti pijat  berkedok pijat kesehatan itu sering dijadikan ajang prostitusi terselubung. Selanjutnya, dua pria hidung belang serta 20 orang karyawati panti pijat dan oukup itu, “Kita bawa ke Poltabes Medan untuk didata.

“Disini mereka kita data sekaligus memberikan pengarahan dan menandatangani surat perjanjian untuk tidak akan mengulangi lagi perbuatan serupa. Setelah itu kita pulangkan,” ujar Faidir. (pan)