Pemko Medan Kembangkan Pertanian Ke Arah Bisnis

MEDAN (Berita): Penjabat (Pj) Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap, MM mengungkapkan, Pemerintah Kota Medan sangat serius mengembangkan pola pertanian yang berorientasi kepada pola pikir bisnis, karena Kota Medan merupakan kota perdagangan dan pusat bisnis.

“Karena lahan pertanian semakin hari semakin terbatas, hendaknya dapat terus kita maksimalkan untuk mengembangkan pertanian kepada arah pola bisnis,” ujar Pj Walikota didampingi Ketua DPRD Kota Medan DR Syahdansah Putra, Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan  Medan Ir Wahid MSi dan SKPD-SKPD se-Kota Medan saat membuka Pasar Murah Tani Kota Medan, Kamis [06/08], di Lapangan Pertiwi Jalan Bilal Medan.

Dijelaskannya, Pasar Tani merupakan program nasional untuk mendukung produktifitas para petani. “Kita adalah negara agraris yang banyak mengahasilkan produk pertanian. Sebagai program nasional, Pasar Tani mempunyai maksud dan tujuan mulia, yaitu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada petani, kelompok tani dan gabungan kelompok tani untuk dapat memasarkan produknya secara langsung kepada konsumen,” katanya.

Pasar Tani juga dimaksudkan untuk dapat menjadi sarana dan tempat pembelajaran bagi para petani untuk mengembangkan pola pikir ke arah yang berorientasi kepada bisnis dengan mengedepankan mutu dan efesiensi, sehingga dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan posisi tawar petani dalam memasarkan hasil produknya dengan lebih baik ditengah kehidupan masyarakat kita yang lebih baik.

Pj Walikota mengharapkan agar Pasar Tani dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, sehingga membuka dan merubah wawasan para petani dalam rangka mengembangkan usaha pertanian kearah pola bisnis, sebagaimana tujuan pelaksanaan Pasar Tani yang dikembangkan lewat program nasional.

Walikota Medan menginstruksikan kepada Dinas Perindag Kota Medan agar lokasi Pasar Tani Kota Medan, Lapangan Pertiwi, dijadikan salah satu tempat pasar murah selama bulan Ramadhan tahun 2009 ini.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Medan Syahdansah Putra mengatakan  DPRD Kota Medan sangat setuju atas pelaksanaan kegiatan tersebut, karena masyarakat dapat mengembangkan hasil usaha taninya termasuk kelompok-kelompok tanaman hias di Kota Medan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Medan Ir Wahid MSi melaporkan kegiatan Pasar Tani itu merupakan program nasional yang dilaksanakan di Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, khususnya Kota Medan. Pasar Tani dilaksanakan pada tahun 2008 dan tahun ini yang kedua kalinya. Kegiatan Pasar Tani ini guna membantu para petani untuk memasarkan hasil usaha taninya dan sekaligus guna mendukung peningkatan pendapatan keluarga.

Wahid menjelaskan peserta yang mengikuti Pasar Tani di Kota Medan Tahun 2009 yakni petani tanaman hias 15 kelompok, petani pengelola hasil pertanian 6 kelompok, petani pengelola hasil produk perikanan 3 kelompok, petani peternak 1 kelompok, biofarmaka 1 kelompok, pengusaha sarana produksi pertanian 1 kelompok, produk hasil-hasil pertanian 1 kelompok dan hasil pertanian buah segar 1 kelompok.

Kegiatan Pasar Tani ini dilaksanakan sejak tanggal 6 Agustus setiap hari Kamis, Jumat dan Sabtu, dimulai  pukul 08.00 Wib s/d 17.00 Wib, yang berlangsung sampai Desember, bertempat di Lapangan Pertiwi Jalan Bilal Medan. (irh)

Comments are closed.