Gerakan Infak Buku Momentum Kebangkitan Peduli Perpustakaan

MEDAN (Berita): Momentum sejarah kebangkitan Masyarakat Sumatera Utara untuk peduli perpustakaan dan gerakan  menulis dan gemar membaca ditandai ketika Gubernur Sumtera Utara H Syamsul Arifin SE diwakili Sekretaris Daerah  Sumatera Utara mencanangkan Gerakan Infaq Buku.

Gubsu mencanangkan gerakan tersebut ketika membuka Pesta Buku Sumatera Utara 2009 digelar Badan  Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Provinsi Sumatera Utara, Jumat [07/08]. Pesta Buku ini digelar sejak 7-16  Agustus 2009 di halaman gedung BPAD Jalan Brigjen Katamso Medan.

Pencangan ini ditandai dengan penginfakan sejumlah buku yang diawali dari Gubsu diwakili Sekda Provsu, Dr RE  Nainggolan MM, Pj Walikota Medan, Drs H Rahudman Harahap, MM, Walikota Tanjung Balai, dr Sutrisno Hadi, SpOG,  Anggota DPR RI terpilih, Hari Lotung, Bupati Asahan diwakili Asisten Kesos, Wakil Ketua TP PKK Sumut, Nyonya Sutias  Gatot Pudjo Nugroho, Rektor UMSU, H Bahdin Nur Tanjung SE MM, Ketua PB MABMI Medan, Kompol Drs Syafwan Khayat, Mhum,  Ketua IKAPI Pusat, Setia Darma Majid, Kapoldasu diwakili Divre Humas, AKBP Drs Baharuddin, Danyon Kaveleri 16/serbu,  Letkol Meyer,  Ketua Majelis Ta’lim Jabal Noor, KH Zulfiqar Hajar, Lc didampingi, Ustadz Sakira Zandi, Ketua Darma  Wanita, Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi, (BPAD) Sumut, Nyonya Tama Syaiful, diikuti sejumlah tokoh  masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidik, penulis, masyarakat umum, mahasiswa dan siswa. Buku-buku tersebut nantinya  akan disumbangkan ke sekolah yang belum memilikiperpustakaan dan taman bacaan masyarakat.

Gubsu dalam sambutan yang dibacakan Sekda Provsu, Drs RE Siahaan MM, menyatakan, penginfakan buku ini  hendaknya menjadi gerakan yang mampu diikuti lembaga dan elemen lain sehingga ke depan akan tercipta masyarkaat yang  gemar membaca dan gemar menulis.

Dia menilai, saat ini di Sumater Utara telah banyak berdiri berbagai jenis perpustakaan, baik yang dikelola  pemerintah, sekolah maupun masyarakat. ”Hadirnya berbagai perpustakaan ini sangat mendukung terhadap visi dan misi  saya agar rakyat Bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa, rakyat tidak bodoh, rakyat tidak sakit, rakyat tidak lapar dan  punya masa depan,”katanya.

Dukungan gerakan Infaq Buku ini disambut baik, Ketua Komisi Dakwah MUI Sumut, KH Zulfiqar Hajar Lc. Dia  mengaku sangat bangga dengan ide brilian yang digerakan Perpustakaan Daerah Sumatera Utara dibawa pimpinan Drs  Syaiful Syafri MM. Gerakan ini, katanya merupakan cerminan masyarakat Sumatera Utara dan bisa menjadi gerakan  nasional.

Zulfiqar Hajar mengakui, Perpustakaan Daerah Sumatera Utara telah mengaplikasikana perintah Allah SWT dengan  menginfaqan buku sehingga akan terangkat derajat manusia yang berilmu dan berinfak beberapa derajat. Bahkan, pada  awal turun Alquran ayat pertama diperintah adalah ”Iqra” artinya, bacalah. ”Dengan gerakan infaq buku ini maka  masyarakat Sumatera Utara diharapkan gemar membaca dan membuka perpustakaan di kantor, sekolah, bahkan di rumah,”  katanya.

Sebagai apresiasi terhadap gerakan ini, Zulfiqar Hajar akan mengajak pengurus dan anggota MUI Sumut untuk  berkunjung ke Pesta Buku dan dia akan menyumbang buku-buku tentang agama Islam yang diperoleh selama menunaikan  ibadah haji di tanah suci untuk koleksi Perpustakaan Daerah Sumut.

Sementara itu,  Ketua IKAPI Pusat, Setia Darma Majid mengajak penulis untuk menulis buku-buku tentang muatan  lokal seperti cerita-cerita yang timbul di tengah-tengah masyarakat. Sumatera Utara. Buku-buku ini, katanya sangat  digemari di luar negeri karena mereka akan mengetahui terkait budaya daerah dari buku-buku yang ditulis.

Selama ini, banyak penulis yang tidak terfokus terhadap cerita-cerita lokal sehingga merugikan daerah dan  potensi yang dimiliki daerah itu sendiri tidak pernah terangkat dalam permukaan.

Pesta Buku Sumatera Utara 2009 ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada Walikota Tanjung Balai, dr  Sutrisno Hadi, SpoG, Bupati Asahan, Drs Risuddin Msi sebagai kepala daerah berprestasi mengembangkan perpustakaan.  Ketua Tim Penggerak PKK Sibolga, Nyonya R Sahat Panggabean sebagai Ketua TP PKK Berprestasi mengembangkan  perpustakaan, dan tiga orang penulis, dan penyumbang buku terbanyak masing-masing, mantan Bupati Bupati Deli  Serdang, H Maimaran NS, Linda Metia dan Azrin Marydha dari Skala Indonesia. Pada kesempatan itu juga diberikan  sejumlah hadian kepada pemenang lomba yang telah digelar terlebih dahulu seperti Pustakawan Teladan, TBM Terbaik,  Perpustakaan Sekolah, Perguruan Tinggi, SD, SMP, dan SMA, negeri dan swasta, perpustakaan kabupaten/kota,  perpustakaan kelurahan dan desa, serta perpustakaan khusus SKPD.

Perang Diskon

Sebelumnya, Ketua Umum Panitia Pesta Buku 2009 Syahril Tambuse SH didampingi Wakil Ketua Drs Chandra  Silalahi MSi, mengatakan pada pesta tersebut, BPAD Provinsi Sumut menggelar perang diskon hingga mencapai 70 persen.

Chandra Silalahi mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian menyambut HUT RI 64 yang dimeriahkan berbagai  lomba budaya dan teknologi serta gelar buku murah. Rangkaian perlombaan itu antara lain lomba pustakawan teladan,  penulisan cerita rakyat, taman bacaan masyarakat (TBM),  perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan khusus dan  perpustakaan sekolah (semua ini telah dilombakan).

Selain itu lomba pidato bahasa Inggris SMA dan bahasa Indonesia SMP, lomba mewarnai TK, lomba cerita SD,  pemilihan pemustaka terbaik, lomba baca braile bagi tuna netra, penulisan artikel perpustakaan dan arsip di media  massa dan lainnya.

Dijelaskan Chandra, pada perang diskon hingga 70 persen itu antara lain dijual buku agama, ilmu pengetahuan,  ensiklopedia, buku bahasa Inggris, life skill.

“Pesta buku 2009 ini memiliki keunikan tersendiri karena kami akan membuat wakaf buku untuk diberikan ke  perpustakaan daerah guna menambah referensi buku dan pengetahuan yang nantinya dapat digunakan bagi seluruh  masyarakat,” ujar Candra.(aje)

Comments are closed.