Kawasan Teringgal Di Palas Dapatkan USB SMP Negeri

PADANGLAWAS (Berita): Daerah tertinggal Luat Aek Gala, Kec. Huristak  terdiri dari Desa Tobing Jae, Desa Gala Bonang, Tobing Julu, Tobing Tinggi, Anak Desa Siala Gundi, Anak Desa Tanjung Baringin dan Anak Desa Tobing Jae Koperasi Aek Gala adalah salah satu Kawasan yang nyaris terisolir dari daerah luar.

Ketertinggalan kawasan  yang berjarak 68 Km dari Ibukota Kabupaten atau 26 KM dari Jalan Lintas Sibuhuan-Gunung Tua (Simpang Binanga) tersebut mulai dari sarana perhubungan, pendidikan dan dan sarana kesehatan. Sementara sarana pendidikan yang dimuliki hanyalah satu unit SD Negeri.

Seiring dengan Pemekaran Kab. Padang Lawas di akhir 2007 lalu dari Kabupaten Induk Tapanuli Selatan dan percepatan pemeratan pembangunan yang gencar dilaksanakan oleh Bupati Padang Lawas Pertama Basyrah Lubis dengan Wakil Bupati H Ali Sutan Harahap (TSO), tahun ini kawasan Air Gala mendapatkan Unit Sekolah Baru (USB) SMP Neg 3 Huristak.

Pembangunan sarana pendidikan tersebut ditandai dengan pelatakan batu pertama oleh Bupati Padang Lawas Basyrah Lubis bersama Ketua DPRD Syaripuddin Hasibuan serta Ketua Tim Penggerak PKK Padang Lawas Marsaulina Siregar dan sekaligus meresmikan pembangunan SMP Neg 4. Kec.Barumun dan SMP Neg.3 Satu Atap Kec.Lubuk Barumun, yang dipusatkan di Desa Tobing Jae, Kec. Huristak, Rabu kemarin.

Selama ini, warga di daerah yang pertama kalinya dikunjungi oleh pejabat pemerintah setingkat bupati tersebut, terkendala untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) maupun sekolah lanjutan atas (SLTA), karena SMP yang ada hanya SMP Swasta milik PT. Eka Pendawa Sakti yang berjarak sekitar 10 kila meter atau ke SMP Neg.I Barumun Tengah yang berjarak lima kilo meter dan harus menyebaerang Sungai Barumun.

Dengan berdirinya SMP Neg. 3 Huristak yang lahan  petapakannya dihibahkan oleh Kepala Desa Tobing Jae Asrian Harahap seluas satu setengah hektar tersebut, akan meningkatkan minat dan keninginan warga untuk melanjutkan pendidikan. Hal ini ditandai dengan acara sukuran masyarakat yang sempat memotong kerbau secara adat.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda Dan Olah Raga (Dikbudpora) Padang Lawas Ali Irpan Hasibuan mengatakan, meskipun bangunan gedung SMP Neg. 3 Huristak yang direncanakan tiga lokal  belum selesai, namun siswa telah mendaftar sebanyak 38 orang yang sebagian diantaranya adalah tamatan SD tahun 2008 lalu.

“Sebagian diantara siswa tersebut nyaris putus sekolah karena ketiadaan saran pendidikan di daerah luat Aek Gala ini. Untunglah tahun ini usulan warga yang telah bertahun-tahun tersebut dapat teralisasi,“ ujar Ali Irpan disela acara sukuran.

Dikatakannya, SMP Neg. 3 Huristak akan dapat menampung siswa dari  desa-desa Luat Aek Gala yang berpenduduk 600 KK dan dari penduduk Apdeling 7 hingga 13 Perkebunan PT. Austindo Nusantara Jaya (ANJ) Agri yang berada disekitar Kawasan tersebut. (rif)