Masyarakat Aceh Masih Percaya SBY
Banda Aceh ( Berita ) : Tingginya angka kemenangan pasangan Capres SBY-Cawapres Boediono di Aceh menunjukkan masyarakat masih mempercayai kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di provinsi itu.
“Sangat jelas kemenangan pasangan SBY-Boediono membuktikan masyarakat Aceh masih mempercayai kepemimpinan Presiden SBY untuk dilanjutkan,” kata pengamat politik Mawardi Ismail saat dihubungi ANTARA di Banda Aceh, Kamis [09/07].
Pasangan SBY-Boediono dilaporkan unggul sementara di Provinsi Aceh dengan perolehan suara sebanyak 599,277 atau (92,93 persen) dari 3.008.235 pemilih di 23 kabupaten/kota.
Hasil Penghitungan sementara Pemilihan Presiden/Wapres (Pilpres) Rabu 8 Juli 2009 itu diumumkan secara cepat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh.
Pasangan SBY-Boediono mengumpulkan suara terbanyak dari 644.849 atau 21,4 persen jumlah suara sah sementara yang masuk ke pusat data KIP Aceh.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) itu mengatakan, masyarakat Aceh cerdas dalam memilih calon yang memiliki visi dan misi membangun Indonesia ke arah yang lebih maju di masa yang akan datang.
“Masyarakat Aceh tentu saja sudah melihat kinerja yang dilakukan Presiden SBY saat ini, terlepas baik dan buruknya, namun masyarakat terlihat masih menunjukkan kepercayaannya terhadap Presiden SBY,” katanya.
Terkait dengan dua pasangan lainnya, Mawardi Ismail menilai, khusus pasangan dengan nomor urut tiga, masyarakat Aceh masih meragukan kepemimpinan pasangan Jusuf Kalla-Wiranto.
“Pasangan JK-Wiranto sebenarnya memiliki harapan yang besar untuk menang, namun masyarakat masih meragukan kepemimpinan Wiranto untuk saat ini,” katanya.
Menurut dia, keraguan itu karena faktor masa lalu Aceh yang dilanda konflik yang berkepanjangan yang dikaitkan dengan latar belakang pasangan calon Jusuf Kalla.
“Tidak bisa dipungkiri latar belakang Wiranto, tentu berpengaruh sekali dan mampu mengubah cara pandang masyarakat Aceh terhadap pencitraan,” kata mantan Dekan Fakultas Hukum Unsyiah Banda Aceh itu.
Berdasarkan data hitungan cepat Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat melalui pesan singkat (SMS) pasangan SBY-Boediono masih unggul 61,07 persen.
Sementara pasangan Mega-Prabowo berada diposisi kedua dengan jumlah sebanyak 28,06 persen dan pasangan JK-Wiranto memperoleh angka sementara 9,08 persen. (