Kepolisian Malaysia Diminta Tak Abaikan TKI Cari Keadilan
TKI : Menteri Tenaga Kerja Erman Soeparno (kiri) berbicara dengan Kepala Polisi Malaysia Mussa Hassan di Kuala Lumpur, Senin (6/7), membahas penyelesaian hukum atas kekerasan terhadap tenaga kerja Indonesia di Malaysia yang terasa lambat.( FOTO ANTARA/Adi Lazuardi/ED/ama/09 )
Kuala Lumpur ( Berita ) : Menteri Tenaga Kerja Erman Soeparno minta kepada Kepolisian Malaysia untuk tidak mengabaikan proses hukum yang ditempuh TKI guna mencari keadilan akibat penganiayaan dan kekerasan yang dilakukan majikan.
“Dalam pertemuan dengan kepala kepolisian Malaysia Musa Hassan, saya minta proses hukum yang ditempuh TKI atau pembantu Indonesia yang dianiaya majikan Malaysia dilakukan secepatnya karena saat ini terasa kurang diperhatikan,” kata Menaker Erman Suparno di Kuala Lumpur, Senin [06/07] .
Selain itu, Kepolisian Malaysia diminta memberikan hukuman seberat-beratnya kepada oknum warga Malaysia yang mencederai atau melakukan kekerasan terhadap pembantu Indonesia, katanya. “Kami juga minta kasus-kasus yang selama ini belum diajukan ke pengadilan seperti kasus Ceriyati segera dibawa ke pengadilan,” katanya.
Menaker untuk pertama kalinya bertemu dengan Kepala Kepolisian Malaysia Musa Hassan di Markas Besar Kepolisian Malaysia Bukit Aman untuk membicarakan mengenai kasus-kasus kekerasan dan penganiayaan majikan Malaysia terhadap pembantu Indonesia.
Sayangnya, Kepala Kepolisian Malaysia Musa Hassan enggan memberikan keterangan pers bersama. Keterangan pers diberikan hanya oleh Menaker Erman Suparno.
Menaker menemui Kepala Polisi Malaysia dalam kunjungannya menemui mitranya Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia Subramaniam pada Senin sore. Karena banyak kasus kekerasan yang menimpa pembantu Indonesia di Malaysia, Menaker menemui Kepala Kepolisian Malaysia. Dalam pertemuan itu Dubes RI untuk Malaysia yang juga mantan Kapolri Da’i Bachtiar ikut mendampinginya. ( ant )
