Megawati: Waspadai Kecurangan Pilpres

KAMPANYE MEGA. Calon Presiden nomor urut satu Megawati Soekarnoputri berorasi di hadapan ribuan massa pendukungnya, dalam acara kampanye di Alun-alun Sukoharjo, Jateng, Sabtu (4/7). Megawati menghabiskan hari terakhir kampanyenya sebelum memasuki masa tenang dengan berkeliling ke sejumlah daerah basis pendukungnya di Jawa Tengah.  ( FOTO ANTARA/Andika Betha/ss/mes/09

Solo ( Berita ) :  Calon presiden Megawati Soekarnoputri meminta pendukungnya mewaspadai kecurangan pemilu presiden karena hal tersebut mungkin saja terjadi.

“Yang namanya kecurangan sangat mungkin terjadi,” kata Ketua Umum PDIP tersebut saat melakukan kampanye di alun-alun Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu [04/07].

Megawati memberikan contoh bahwa masalah daftar pemilih tetap (DPT) belum dapat diselesaikan sampai saat ini. Masalah DPT tersebut antara lain masih banyak masyarakat yang belum terdaftar dan juga nama ganda.

Ia mengharapkan pada saat pemungutan suara, tidak ada rekayasa, intimidasi, penekanan atau pemberian uang agar masyarakat memilih salah satu calon. “Saya tidak bisa menerima ini,” tegasnya.

Megawati juga mengeluhkan adanya iklan ajakan agar pilpres satu putaran. Ia mengatakan, iklan tersebut sudah menggiring masyarakat untuk melakukan sesuatu. Ia mengatakan, jika penyelenggara pemilu netral maka iklan tersebut sebaiknya dicabut.

Untuk itu, ia berharap masyarakat tidak bodoh dan bisa direkayasa saat pilpres.

Pada kesempatan itu, Megawati juga meminta agar masyarakat memilih pasangan capres nomor satu pada 8 Juli 2009, sehingga jika ia bisa menjadi presiden maka bisa menjalankan kontrak-kontrak politik yang ditandatangani pasangan Megawati-Prabowo.

Sebelum Megawati melakukan orasi, kader PDIP membacakan sembilan kontrak politik yang ditandatangani Megawati-Prabowo. Kontrak politik itu antara lain dengan buruh, mahasiswa, petani, dan pedagang pasar. “Tanpa bantuan saudara, saya tidak bisa kerja,” kata Megawati.

Optimistis Lolos Ke Putaran Kedua

Calon presiden nomor urut satu Megawati Soekarnoputri di hari terakhir kampanye menyatakan optimistis lolos ke putaran kedua pemilu presiden 2009.

“Saya selalu optimis,” kata Megawati di Solo, Sabtu.

Megawati akan melakukan kampanye di Sukoharjo (sekitar satu jam dari Solo) dan Semarang pada hari terakhir masa kampanye. Namun, katanya, peluang untuk maju ke putaran kedua tergantung kepada pilihan rakyat.

Ia juga mengharapkan tidak ada rekayasa pada pilpres yang akan dilaksanakan pada 8 Juli 2009.

Megawati juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) transparan dalam pelaksanaan pilpres, misalnya dalam masalah daftar pemilih tetap (DPT) dan penghitungan suara.

Ia mengharapkan KPU memperbolehkan partai politik mengetahui DPT. Selain itu juga proses penghitungan suara melalui teknologi informasi.

Ditanya apakah sudah mempunyai nama-nama yang akan mengisi posisi menteri, Megawati hanya menunjukkan jarinya ke dahi untuk menggambarkan bahwa hal itu sudah ada dalam pikirannya.

Megawati mengatakan bahwa mereka selain harus berkualitas dan mampu melaksanakan tugas, juga harus bisa bekerja dalam tim sehingga kabinet menjadi kuat. ( ant )

Comments are closed.