Menakertrans Terima 24 TKI Bermasalah Di Yordania

Jakarta (Berita): Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno,   menerima 24 orang TKI dari 414 TKI bermasalah di Yordania di kantornya. Srikandi devisa tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kamis [02/07]  pukul 11.25 WIB.

Dalam perjalanan dari Yordania ke Indonesia, mereka didampingi Dubes Indonesia untuk Yordania Zainal Bahar Noor dan mahasiswa Indonesia yang belajar di sana.

Suasana pada pertemuan dengan Menaker Erman Suparno, tamnpak akrab. Karena sebelumnya, mereka telah bertemu di Yordania. Erman menyemangati para korban ketidakmanusiawian majikan. Wjah mereka terlihat pucat dan lesu karena kecapean. Erman lantas membagi kebahagian kepada mereka.

Lalu Erman bertanya: “Kalian masih ingat lagu yang saya nyanyikan  tempo dulu?  Mari beryanyi. Lalu mereka melantunkan tembang lawas Padamu Negeri dan Tanah Airku dan Sri (campursari).

Usai bernyanyi Erman mulai mengorek menanya 24 TKi yang berasal dari Jabar, NTB dan Lampung itu. “Kalian masih mau bekerja di Yordania?,” sapa Erman Suparno. Lantas mereka dengan kompak menjawab. “Tidak.  Sampai tujuh turunan pak,” kata mereka serentak.

Mendengar jawaban itu, Erman tertegun. Namun menteri asal Partai PKB itu memberikan nasehatnya agar semangat para srikandi tidak patah arang. “Carilah pekerjaan di dalam negeri,” sarannya.

Dijelaskan, sekalipun masalah yang dihadapi para TKI di negeri teramat berat, Erman mengatakan itu adalah pengalaman berharga.  Karenanya dia mengimbau agar setiap calon TKI yang akan berangkat kerja di luar negeri harus sesuai prosedur.

“Itu pengalaman berharga. Tetapi kita harus tetap menghormati kedaulatan hukum di negeri orang,” tambahnya seraya mengatakan pada 27 Juni lalu telah ditandatangani MoU dengan Yordania.

Erman juga mengaku telah melaporkan perkembangan kasus TKI Yordania ke Presiden SBY. “Saya sudah laporkan kepada bapak presiden. Beliau titip salam buat para TKI,” katanya seraya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Yordania yang telah bersedia membantu pemulangan TKI ke tanah air.

Sementara itu Zainal Bahar Noor mengungkapkan selain yang TKI yang 414 kini menunggu giliran pulang ke tanah air, ternyata masih ada 350 TKI bermasalah, di antaranya 60 orang di penjara dan 4 orang masih dirawat di rumah sakit.

Mereka itu pada giliran akan dipulangkan. Sebab sudah mendapatkan amnesti dari pemerintah dan surat izin pulangnya juga  telah ditandatangani Imigrasi setempat.

“Aparat Yordania itu represif. Karena mereka menggunakan sistem on arrival visa. Tetapi kita tetap sukuri karena mereka mendapatkan amnesti,” katanya.

Zainal Bahar Noor juga meminta Menaker menyetujui rencana untuk mencarter satu unit pesawat garuda membawa mereka ke tanah air. Sebab anggarannya masih banyak,” katanya.

Sementara itu Direktur Perlindungan Depnakertrans Abdul Malik Harahap mengatakan pakaian yang dikenakan para TKI adalah bantuan dari konsorsium asuransi TKI. “Mereka sudah rapih, bahkan sandalnya baru semua,” katanya sembari senyum melihat para TKI yang malang itu. (olo)

Comments are closed.