Pedagang Tempe Di Tembak Brimob

Binjai (Berita) : Pedangan tempe di Pasar Tavip Binjai, Slamet (28) warga Desa Tanjung Jati, Kec. Binjai Barat beralih profesi. Karena penghasilan yang minim. Ia nekat mencuri sawit milik PT.PN II Tanjung Jati, naas perbuatannya di pergoki oknum BKO Brimob, yang kemudian menembakkan sebutir peluru tepat di bokong Slamet , Senin [22/06] dinihari.

Slamet yang lahir di Pekolongan Jawa Tengah dan sudah belasan tahun tinggal dan mengontrak rumah di Desa Tanjung Jati ini dilarikan ke RS Bangkatan. Slamet mengaku baru tiga kali mencuri sawit, tahu aksinya di pergoki ia dan kedua temannya berusahan kabur. Pas dengan letusan senjata aku tidak tahu aku yang tertembak.

Ir. Jon Ismet. Manajer Kebun PT.PN II Tanjung Jati melaporkan pencurian itu dengan membawa barang bukti ke Polresta Binjai berupa 10 janjang buah sawit, 1 buah gancu, serta 2 buah alat gegrek sawit, serta 1 buah senter.

“Memang kita tidak memerintahkan tembak ditempat bagi pelaku pencuri sawit, tapi salah satu tersangka pencuri buah sawit itu melakukan perlawanan dengan mengarahkan eggreknya ke Bripka Indra yang saat itu melakukan patroli, karena merasa terancam terpaksa ia menembak.” Kata Jon Ismet.

AKP M. Taufik, SE MH, Kasat Reskrim Polresta Binjai, secara terpisah mengatakan, bahwa penembakan itu sesuai prosedur karena adanya perlawanan dari tersangka yang mengancam keselamatan petugas pengaman. “Tetapi kejelasan soal oknum petugas yang menembak kita tunggu keterangannya dari Kadiv Humas Poldasu” ujar Taufik. (atg)

Comments are closed.