Jakarta (Berita): Departemen Perdagangan (Depdag) melakukan bimbingan teknis (Bimtek) kepada 17 pemeritahan provinsi dan 68 kabupaten/kota,di Surabaya (Jatim) [07/05] bertempat di Hotel Nopotel.
Bimtek diikuti 102 peserta itu dilakukan untuk meningkatkan pemahaman para pejabat pemerintah daerah (SDM) terhadap kebijakan umum/teknis di bidang perdagangan internasional. “Bimbingan teknis bertujuan untuk mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif di bidang ekspor/impor, mengendalikan impor, transparansi, mutu produk ekspor serta meningkatkan kinerjanya,” kata Diah Maulida, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Depdag.
Pada kesempatan itu Diah Maulida juga menyampaikan prinsip-prinsip dasar peraturan dan tata cara perdagangan luar negeri. “Pada intinya kebijakan pemerintah dalam ekspor dan impor sudah baik. Namun secara teknis kita harus komit megantisipasi masuknya impor ilegal.
Di pelabuhan sudah ada Bea dan Cukai. Oleh sebab itu kita harus terus berkoordinasi dengan intansi terkait agar dunia usaha kita kondusip. Kalau dunia udaha kondusif maka pasar domestik akan kondusip dan volume eskpor kita tumbuh,” tambah Diah Maulida.
Pada kesempatan itu Diah Maulida, menyajikan makalah bertajuk “Mendukung Peningkatan Ekspor Nonmigas dan Upaya-upaya Pemerintah Agar Dunia Usaha Dapat Bertahan Dalam Menghadapi Krisis Global”.
Sementara mengenai kebijakan umum ekspor produk pertanian dan kehutanan, kebijakan ekspor produk industri dan pertambangan, kebijakan umum di bidang impor, kebijakan umum fasilitasi ekspor dan impor serta kebijakan umum pengawasan dan pengendalian mutu barang, kata Diah harus terus ditingkakan.
Selain Diah Maluida, Sekretaris Ditjen Perdagangan Luar Negeri Syahrul Sampurnajaya, Direktur Ekspor Hasil Pertanian dan Pertambangan Albert Yusuf Tubogu, Direktur PPMB Andreas Anugerah, Badan POM, Bea Cukai dan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral juga menjadi nara sumber pada Bimtek tersebut. (olo)
You must be logged in to post a comment Login