Warga Medan Cemaskan Virus Flu Babi

      Comments Off

MEDAN (Berita): Sejumlah warga Kota Medan mengungkapkan kekhawatirannya jika virus flu babi (Swain Influenza Virus) menyebar ke ibukota Propinsi Sumatera Utara ini. Virus ini berasal dari Meksiko dan mulai menyebar di Amerika Serikat, Selandia Baru, sebagian Eropa dan Asia.

Kecemasan masyarakat Kota medan itu tentu saja sangat beralasan, sebab wabah flu babi tersebut begitu cepat menyebar dan telah menewaskan ratusan orang di beberapa negara. Apalagi, jumlah hewan ternak babi di Kota Medan mencapai ribuan ekor.

Kepala Dinas Kesehatan Medan, Dr Edwin Effendie, melalui Kabag Humas Pemko Medan, Rusdy Siregar SE, kepada wartawan, Senin [27/04], mengatakan, virus Flu Babi tersebut sampai saat ini belum menulari kawasan Indonesia terutama Kota Medan.

Disebutkan Edwin, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Pertanian Kota Medan, untuk memeriksa ternak babi yang ada di Kota Medan . Kemudian pemotongan hewan tersebut, harus melalui proses pemeriksaan di Rumah Potong Hewan Kota Medan .

“Kita juga meminta kepada Camat dan Lurah, agar memberikan data akurat jumlah hewan ternak babi di Kota Medan . Apabila ada warga yang dicurigai mengidap Flu Babi, agar segera dibawa ke Puskesmas terdekat,” katanya. Edwin menambahkan, gejalan Flu Babi ini mirip flu-flu biasa, yakni suhu badan panas dan demam meninggi.

Disebutkannya, penularan virus Flu Babi selain dari makanan, juga penyebarannya melalui sentuhan dan udara. Sehingga dikhawatirkan, penduduk yang bermukim di sekitar peternakan babi dapat tertular flu tersebut.

Karena itu, secara internasional, virus Flu Babi, harus diwaspadai. Bukan berarti Kota Medan, tidak bisa tertular virus Flu Babi, mengingat jumlah pendatang mancanegara, terutama Amerika Serikat, Eropa dan China, yang masuk ke Indonesia mencapai jutaan orang. (irh)