Sumut Luncurkan E-Procurement

      Comments Off

Medan ( Berita ) : Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meluncurkan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) atau dikenal dengan sebutan elektronik procurement (e-procurement),diharapkan dapat mewujudkan penyelenggaraan proses pengadaan barang dan jasa secara lebih efektif dan akuntabel.

Peluncuran LPSE tersebut dilakukan di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumut di Medan, Kamis [16/04] , ditandai dengan penekanan tombol komputer yang menampilkan situs LPSE secara online oleh Gubernur H Syamsul Arifin.

Hadir pada kesempatan itu Kepala Perwakilan BPK Sumut Widodo, Kepala Perwakilan BPKP Medan Sujono, Ketua LPJK Sumut Murniati Pasarubu, pejabat dari Setwapres Dr Helson Siagian, Wagub H Gatot Pujo Nugroho dan Sekdaprov Sumut RE Nainggolan.

Syamsul Arifin mengatakan, upaya memberantas praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) khususnya dalam pengadaan barang dan jasa akhir-akhir ini semakin berkembang, karena dalam prosesnya dianggap sering terjadi praktik persekongkolan. “Jika tidak segera diatasi akan mengakibatkan terjadinya penyimpangan dan berbagai peluang kebocoran sekaligus pemborosan keuangan negara,” ujarnya.

Karenanya penyelenggaraan proses pengadaan barang dan jasa secara elektronik dengan berbasis pada internet atau e-procurement tersebut diharapkan menjadi salah satu cara untuk mengantisipasi berbagai praktik penyimpangan tersebut.

Dengan sistem itu, pengadaan barang dan jasa akan lebih efektif, efisien dan akuntabel, serta mengutamakan prinsip-prinsip persaingan usaha yang sehat, transparan, terbuka dan perlakuan yang adil bagi semua pihak.

“Sistem ini juga merupakan salah satu kegiatan strategis dalam rangka mewujudkan kebijakan prioritas pembangunan daerah serta untuk meningkatkan penyelenggaraan tata kepemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa,” ujarnya.

Sebelumnya, Asisten Ekbang Setdaprov Sumut, Dzaili Azwar, mengatakan, untuk mendukung pelaksaan e-procurement Pemprov Sumut telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung berupa gedung LPSE di lantai I kantor gubernur. Gedung tersebut dilengkapi fasilitas “biding room” lengkap dengan sarana komputer yang telah terkoneksi dengan jaringan internet.

“Juga tersedia tenaga verifikator serta ‘help desk’ yang siap melayani para penyedia jasa yang ingin melakukan pendaftaran atau registrasi untuk mengikuti pelelangan melalui e-procurement,” ujarnya.

Ketua LPJKD Sumut, Murniati Pasaribu mengaku sangat mendukung pelaksanaan e-procurement dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov Sumut, apalagi selama ini banyak terjadi ketikakadilan dan praktik premanisme dalam proses pengadaan barang dan jasa.

“Karenanya kita berharap sistem ini dapat segera diterapkan untuk seluruh proses pengadaan barang dan jasa di seluruh kabupaten/kota di Sumut,” katanya. (ant )