Nilai Eskpor Indonesia Anjlok 20 – 30 Persen

Jakarta (Berita): Menteri Perdagangan RI (Mendag) Mari Elka Pangestu memperkirakan nilai ekspor Indonesia secara keseluruhan diperkirakan anjlok sebesar 20 hingga 30 persen pada kuartal pertama (I) 2009 bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008.

Sementara volume eskpornya juga turun merosot 5 hingga 10 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2008 yang lalu. Prkiraan penurunan volume ekspor versi Mendag Mari Pangestu, lebih besar dari perkiraan Menko Perekonomian Sri Mulyani yakni 6 sampai 9 persen.

Menurut Mari Pangestu, penurunan nilai maupun volume ekspor Indonesia disebabkan oleh melemahnya perekonomian dunia menyusul krisis keuangan sejak tahun lalu.

”Untuk kuartal pertama 2009 nilainya ekspornya memang turun pada kuartal pertama 20 sampai 30 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu. Itu disebabkan oleh melemahnya perekonomian dunia,” tegas Mendag Mari Elka Pangestu kepada wartawan usai merayakan Paskah  di kantornya, Rabu  [15/04].

Terkait dengan merosotnya nilai maupun volume ekspor Indonesia, Depdag, akhir-akhir ini gencar melakukan trobosan mencari pasar potensial non tradisional misalnya, kawasan Afrika dan Timur Tengah. Karena pertumbuhan ekonomi di kawasan ini cukup tinggi dan penduduknya konsumtif.

Mari menjelaskan, proyeksi angka ekspor tersebut berdasarkan asumsi perkembangan ekonomi dunia dan harga komoditasnya. Sedangkan neraca perdagangan Indonesia Mari memperkirakan masih akan surplus untuk kuartal I 2009 karena impornya juga turun.

Dengan demikian, menurutnya, neraca perdagangan untuk periode tersebut tidak akan terlalu berbeda dengan tahun lalu. Karenanya Mari  tetap optimis adanya pertubuhan ekspor meskipun secara nilai maupun volumenya belum begitu besar. (olo)

You must be logged in to post a comment Login