Sumut Dibanjiri Rokok Ilegal Dari Jawa
Medan ( Berita ) : Produsen rokok di Sumut “menjerit’ karena penjualan di dalam negeri khususnya pasar lokal terus anjlok akibat masuknya rokok ilegal atau dengan cukai palsu dari Pulau Jawa.
“Dari sekitar 11 miliar batang per tahun, penjualan terus anjlok hingga tinggal 2,2 miliar batang pada tahun lalu. Tahun ini diperkirakan anjlok lagi atau hanya tinggal dua miliar batang,” kata Corporate Public Relation Sumatra Tobacco, Ng Pin Pin di Medan, Rabu [25/03] .
Menurut dia, selain tanpa cukai, sebagian besar rokok asal Jawa yang sesungguhnya merupakan sigaret keretek tangan filter itu menggunakan pita cukai sigaret keretek tangan yang biayanya atau cukainya lebih murah.
Dengan cukai yang lebih murah, produk Jawa itu bisa menjual lebih murah dibanding produk Sumatera Utara, sehingga konsumen memilih produk asal Jawa itu. Rokok dengan harga murah menjadi pilihan masyarakat di tengah terjadinya krisis global . “Persaingan perdagangan rokok akan semakin ketat lagi pada tahun ini karena pemerintah menaikkan cukai untuk rokok menengah ke bawah sekitar 20 persen dan tidak seriusnya penanganan kasus rokok dengan cukai palsu atau ilegal itu,” katanya.
Dengan kondisi seperti itu, diperkirakan perusahaan rokok di Sumut kembali “berguguran”. Tahun ini, kata Ng Pin Pin yang Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, jumlah perusahaan rokok yang masih aktif tinggal enam dari sekitar 60 perusaaan yang ada sebelumnya.
Jumlah produsen rokok terus berkurang, karena tidak kuat bersaing. Pada 2007 misalnya, jumlah perusahaan rokok masih ada tujuh dan pada 2008 menjadi enam perusahaan masing-masing STTC. Pagi Tobacco, Wongso Pawiro, Senang Jaya, Putra Stabat Industri, dan Agam Jaya. “Enam perusahaan itu-pun kondisinya tidak semua sehat, apalagi harga bahan baku terus naik,” katanya.
Meski ekspor khususnya ke negara-negara belum berkembang masih cukup bagus, ujar Pin Pin, tapi kalau tidak diikuti penjualan yang besar di dalam negeri, bisnis perusahaan rokok Sumut masih akan tetap sulit. ( ant )